Jurnalis Maria Ressa dan Dmitry Muratov Menang Hadiah Nobel Perdamaian 2021

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jurnalis Maria Ressa dari Filipina dan Dmitry Muratov dari Rusia memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian 2021 pada Jumat (8/10/2021).

Menurut Komite Perlindungan Jurnalis, 17 pekerja media tewas di Filipina dalam dekade terakhir dan 23 di Rusia.

Segera setelah pengumuman itu, Kremlin mengucapkan selamat kepada wartawan Rusia meskipun fakta bahwa surat kabarnya sering mengkritik pihak berwenang Rusia.

"Kami dapat mengucapkan selamat kepada Dmitry Muratov," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan.

"Dia terus-menerus bekerja sesuai dengan cita-citanya sendiri, dia mengabdikan diri kepada mereka, dia berbakat, dia berani," imbuhnya.

Hadiah tahun lalu diberikan kepada Program Pangan Dunia atas upayanya memerangi kelaparan dan kerawanan pangan di seluruh dunia.

Penghargaan ini disertai dengan medali emas dan 10 juta kronor Swedia (lebih dari $ 1,1 juta).

Hadiah uang itu berasal dari warisan yang ditinggalkan oleh pencipta hadiah, penemu Swedia Alfred Nobel, yang meninggal pada tahun 1896.

Pada Senin (4/10/2021), Komite Nobel memberikan hadiah dalam fisiologi atau kedokteran kepada orang Amerika David Julius dan Ardem Patapoutian untuk penemuan mereka tentang bagaimana tubuh manusia merasakan suhu dan sentuhan.

Baca: Abiy Ahmed Ali - Pemenang Nobel Perdamaian 2019

Hadiah Nobel dalam fisika diberikan pada Selasa (5/10/2021) kepada tiga ilmuwan yang karyanya membantu menjelaskan dan memprediksi kekuatan alam yang kompleks, termasuk memperluas pemahaman kita tentang perubahan iklim.

Benjamin List dan David WC MacMillan dinobatkan sebagai pemenang Hadiah Nobel untuk kimia pada Rabu (6/10/2021) untuk menemukan cara yang lebih mudah dan lebih bersih secara lingkungan untuk membangun molekul yang dapat digunakan untuk membuat senyawa, termasuk obat-obatan dan pestisida.

Hadiah Nobel untuk sastra diberikan kepada penulis Tanzania Abdulrazak Gurnah pada Kamis (7/10/2021).

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar Hadiah Nobel di sini



Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer