Ini Penyebab PPKM di 12 Daerah di Jawa Tengah Naik ke Level 3

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi PPKM

11. Kabupaten Blora

12. Kabupaten Batang

Seperti diketahui, pemerintah memperpanjang kebijakan PPKM Jawa-Bali selama dua minggu ke depan hingga 18 Oktober 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin (4/10/2021).

Pemerintah berencana menerapkan uji coba kebijakan PPKM Level 1 (New Normal) untuk kota Blitar, Jawa Timur.

Luhut mengatakan bahwa Uji coba dilakukan karena Kota Blitar telah memenuhi syarat indikator WHO dan target cakupan vaksinasi dosis 1 sebesar 70 persen serta dosis 1 lansia sebesar 60 persen.

"Penerapan PPKM Level 1 akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat yang normal," kata Luhut, dikutip TribunnewsWiki dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (5/10/2021).

Untuk mengimbangi hal tersebut, lanjut Luhut, tindakan surveillance, testing/tracing, dan peningkatan disiplin protokol kesehatan diperlukan.

Luhut menyebut bahwa pemerintah akan menurunkan tim khusus untuk mengawasi pelaksanaan PPKM Level 1 di Blitar ini.

Luhut juga berharap pelaksanaan uji coba ini bisa berjalan lancar.

Supaya, bisa menjadi contoh bagi wilayah lain.

"Kami sudah membentuk task force (satgas) yang terdiri dari pakar-pakar, ahli-ahli dalam bidangnya untuk tinggal beberapa waktu di Blitar untuk memonitor. Kalau nanti berhasil, kita akan kembangkan ke kota-kota yang dapat masuk kepada level 1," kata Luhut.

Pemerintah juga akan memonitor seluruh kegiatan dan aktivitas masyarakat di wilayah Kota Blitar agar bisa segera merespons keadaan darurat yang mungkin datang tiba-tiba.

Sementara itu, saat ini terdapat 20 Kabupaten/Kota yang bertahan di PPKM Level 2 yang didominasi wilayah aglomerasi Semarang Raya dan Solo Raya.

Solo Raya kini berada di level 2.

Serta terdapat peningkatan daerah yang masuk PPKM Level 3.

Daerah yang kini masuk wilayah PPKM Level 3 naik dari 84 Kabupaten/Kota menjadi 107 Kabupaten/Kota.

Hal ini karena kota-kota di level 2 yang sebelumnya mendapat dispensasi belum mampu mencapai target cakupan vaksinasi.

"Jadi capaian vaksinasi yang kita tambahkan jadi kriteria minggu lalu itu belum tercapai sehingga mereka turun level," jelasnya.

Luhut mengungkapkan wilayah aglomerasi Jabodetabek saat ini belum berhasil turun level karena Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang dan Bekasi disebutnya belum mencapai target vaksinasi.

Halaman
123


Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer