Setelah salat, ia pulang ke rumah bersama anaknya yang berusia 5 tahun.
"Pulang sama anaknya yang usia 5 tahun, anaknya lari duluan ke rumah. Anak tersebut melihat ada orang pakai baju hijau (terduga pelaku) di dekat pintu," ujar Ahmad seorang saksi mata yang juga tetangga Armandd.
Ustaz Armand ditembak OTK tak lama usai anaknya masuk ke rumah.
Tetangga Ustaz Armand menyebut letusan tembakan seperti suara petasan.
Setelah peluru menembus pinggang sebelah kanan, korban sempat berteriak.
"Pas dia (anak) masuk dengar suara petasan, terus korban itu teriak 'Saya ditembak, saya kena tembak. Anak tersebut, lari lagi dan pelaku lari," kata Ahmad.
Baca: Kronologi Penembakan di Dekat Rumah Kepala BIN Budi Gunawan Menurut Saksi Mata
Ahmad menyebut terduga pelaku penembakan itu berjumlah dua orang, salah satunya mengenakan atribut jaket ojek online.
Tembakan tersebut, menembus bagian pinggang perut korban hingga melubangi pintu rumah korban.
"Ada dua pelakunya berboncengan, tembakan sekali kayanya tembus sampe pintu. Nah peluru jatuh ke ubin. Saya lihat dia (peluru) seperti kaya kuningan, segede jari kelingking," katanya.
Baca: Penembakan di Paris Memang Targetkan Korban, Pelaku Lepaskan Sejumlah Tembakan
Lihat selengkapnya terkait kasus penembakan di sini