Pengakuan Korban Selamat dari Serangan KKB di Papua: Suster Dilecehkan dan Disiksa

Penulis: Shin PuanMaharani
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Personel gabungan TNI-Polri sempat mendapatkan gangguang dari KKB Papua saat peorses evakuasi jenazah suster Gabriela Maelani

Marselinus Ola menyaksikan sendiri kekejaman KKB itu.

"Saat menemukan ketiga suster, mereka langsung kumpulkan dan melakukan tindakan tidak manusiawi. Ketiganya ditelanjangi, disiksa, wajahnya dipukul bahkan ada yang ditikam. Membuat ketiga suster ini tidak berdaya dan pingsan," kata Marselinus.

Setelah menyiksa, KKB pun melempar mereka lagi ke dalam jurang.

Akibatnya, seorang nakes berinisial G meninggal dunia.

Sementara itu, suster A dan K berhasil sadar dari pingsannya dan selamat.

Kontak senjata antara personel TNI Satgas Pamtas 403/WP dan KKB terjadi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021) pagi.

Kontak senjata itu mengakibatkan satu anggota TNI mengalami luka tembak di bagian tangan dan beberapa fasilitas umum terbakar.

Hal itu disampaikan langsung oleh Dandim 1715/Yahukimo, Letkol Christian Irreuw.

"Senin, pukul 09.00 hingga 13.15 WIT, di Distrik Kiwirok telah terjadi kontak tembak antara personel Pos Kiwirok Satgas Pamtas 403/WP dengan KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo dan aksi pembakaran fasilitas umum serta pemukiman warga," paparnya, dikutip dari Kompas.com, Senin (13/9/2021).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal KKB di sini



Penulis: Shin PuanMaharani
Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer