Dikatakan Heri Supadmo, bocah tersebut menerima kemasan wafer berwarna oranye dalam keadaan utuh.
"Kemasannya (wafer) masih utuh ketika anak-anak itu menerima," ujar Heri.
"Yang membuka kemasan anak-anak itu," tuturnya.
Heri berujar, ada dua anak yang menerima wafer berisi benda berbahaya tersebut, masing-masing berumur 3 tahun dan 9 tahun.
Anak-anak tersebut mengadu kepada orangtuanya bahwa saat tengah bermain, mereka didatangi seseorang tidak dikenal menyebarkan wafer.
Baca: Viral Video Angkot di Sukabumi Terguling setelah Hindari Pemotor yang Terjatuh di Jalan
Baca: Hamzah bin Abdul Muthalib
(TribunnewsWiki.com/Rest)