Rafael Malalangi membeberkan kejanggalan gagalnya dia masuk ke pendidikan Bintara Polri.
Keluarga Rafael mengaku nama anaknya tiba-tiba terganti oleh nama orang lain.
Padahal, sebelumnya Rafael dinyatakan lulus sebagai siswa Bintara.
Diketahui, nama Rafael mendadak hilang dari daftar pengumuman kelulusan Bintara Polri di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut).
Menurut kabar yang beredar, Rafael Malalangi sebenarnya sudah dinyatakan lulus dalam pengumuman online.
Namun, tiba-tiba saja namanya hilang saat ada pengumuman susulan pada Kamis (29/7/2021).
Rafael Malalangi yang senang dinyatakan lulus pun langsung menangis saat namanya menghilang.
"Saya menangis saat lihat nama saya tidak ada lagi pada daftar pengumuman kedua," kata Rafael Malalangi.
Remaja 18 tahun itu pun mengaku sempat merasa malu.
Pasalnya, banyak warga sekitarnya yang memberikannya selamat setelah dinyatakan lulus.
Bahkan, kedua orang tuanya pun sempat menggelar syukuran atas kesuksesannya itu.
Baca: Ini Alasan Ganjar Pranowo Pakai Baju Adat saat Sambut Kedatangan Mendagri Tito Karnavian di Kendal
Baca: Dara Arafah
Ayah Rafael mengatakan sehari sesudah pengumuman online, dia mendapat panggilan dari Polda Sulut.
"Tanggal 23 Juli saya dipanggil menghadap ke Polda Sulut. Saya pun langsung pergi menghadap," kata Kenly.
Di salah satu ruangan Polda Sulut, kata Kenly, dia diberi tahu oleh salah satu anggota kepolisian bahwa pengumuman penetapan anaknya lulus tes Casis Bintara Polri karena terjadi error.
"Waktu saya menghadap, mereka bilang ada error. Jadi, anak saya sebenarnya tidak lulus. Mereka pun mulai mengemukakan alasan, tetapi saya tidak gubris lagi apa yang mereka katakan," aku Kenly.
Namun, kini Rafael Malalangi bisa tersenyum lega.