Viral Narasi Ambulans Kosong Sengaja Dibunyikan, BPBD: Tidak Tipu-tipu, Bukan Sinetron

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Belasan ambulans konvoi menjemput puluhan warga terpapar Covid-19 dari klaster senam Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (11/3/2021).

Penjelasan BPBD

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Samarinda Ifran menuturkan, rekaman video peti jenazah itu sengaja dibuat untuk menjawab tuduhan warganet.

"Semua berisi jenazah. Kami lakukan dengan prokes. Tidak ada tipu-tipu, ini bukan sinetron," ucapnya, dikutip dari Kompas.com, Senin (12/7/2021).

Ifran menegaskan, tim pemamakam jenazah Covid-19 dari BPBD Samarinda sudah mengebumikan sekitar 665 jenazah di TPU Serayu.

Dia menyampaikan, petugas pemakaman tak pernah membawa peti kosong atau ambulans kosong.

Oleh karena itu, Ifran berharap kepada semua pihak untuk mengedukasi masyarakat yang mungkin belum percaya adanya Covid-19.

"Covid-19 ini ada. Dalam sehari orang bisa meninggal belasan di rumah sakit kaya gitu. Ini hal sederhana saja jadi tolak ukur. Kalau bukan wabah atau virus, apalagi. Sebelum pandemi enggak ada orang meninggal sebanyak ini dalam sehari," jelasnya.

Baca: Dokter Lois Sebut Pasien Covid-19 Meninggal Karena Interaksi Obat, Begini Penjelasan Ahli

Baca: Vaksin Sinovac

(TribunnewsWiki.com/Rest)



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer