Sebelum meninggal, KH Muhammad Muhsin masih aktif mengajar meskipun usianya tidak lagi muda.
Dia mengajar mengaji (ngawuruk) para santri dan santriwati yang tingkatnya sudah atas atau bisa disebut setingkat Madrasah Aliyah.
Selain mengajar ngaji para santri dan santriwati, beliau juga sering memberikan tausyiah kepada masyarakat sekitar pada saat khutbah Jumat.
Dalam satu minggu, selalu di adakan “kemisan” atau pengajian mingguan yang memang sudah ada sejak saat didirikannya Pondok Pesantren Kalangsari oleh KH. Abdul Madjid (Agan Didi) yang hingga sekarang masih dilaksanakan dan dipimpin langsung oleh beliau (KH. Muhsin).
Mama Ucin dikenal sebagai pribadi yang disiplin di antara santri-santrinya.
Dengan semakin majunya Ponpes Kalangsari saat ini, ia berharap agar tidak menghilangkan apa yang sudah menjadi tradisi seorang santri di pondok pesantren seperti, mengaji kitab kuning (ngalogat) dan sebagainya.
Sebagai info tambahan, Teh Ninih atau yang memiliki nama lengkap Hj. Ninih Muthmainnah memiliki orangtua bernama Nonok Muhayyanah dan Muhammad Muchsin.
Teh Ninih menikah dengan Aa Gym pada 1988 silam.
Hj. Ninih Muthmainnah atau lebih dikenal dengan Teh Ninih lahir di Ciamis, 28 Januari 1967.
Pada 1988 Teh Ninih menikah dengan Abdullah Gymnastiar atau lebih dikenal dengan sebutan Aa Gym.
(tribunnewswiki.com/RAK, TribunJabar/Fidya Alifa Puspafirdausi)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul "INNALILLAHI, KH Muhammad Muhsin Meninggal, Ayah Teh Ninih, Mertua Aa Gym, Ulama Besar di Jawa Barat"