Kandidat terpilih akan mendukung dan membantu pelaksanaan tugas dan fungsi perencanaan pembangunan pada Direktorat Aparatur Negara TA 2021.
Dikutip dari laman resmin, dibutuhkan 3 (tiga) orang Tenaga Pendukung Substansi, dengan rincian sebagai berikut:
1. Membantu penyiapan materi, pengumpulan dan pengelolaan data, koordinasi, dan dokumentasi penyusunan dokumen perencanaan di bidang Aparatur Negara;
2. Membantu penyusunan kajian tematik yang dilaksanakan di lingkungan Direktorat Aparatur Negara;
3. Membangun kerja sama yang baik dengan para pemangku kepentingan dalam berbagai kegiatan di lingkungan Direktorat Aparatur Negara;
4. Membantu pelaksanaan tugas lainnya yang terkait dengan lingkup kerja Direktorat Aparatur Negara sesuai dengan penugasan dari Direktur Aparatur Negara.
Baca: Info Lowongan Kerja di PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air) untuk Lulusan D3/S1
KUALIFIKASI TENAGA PENDUKUNG SUBSTANSI BIDANG APARATUR NEGARA (2 ORANG)
1. Pendidikan S1, latar belakang pendidikan/jurusan Ilmu Administrasi Negara/Publik, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Hukum, atau Ilmu Ekonomi;
2. IPK minimal 3.50 (dari skala 4), diutamakan dari Perguruan Tinggi/Jurusan berakreditasi A;
3. Memiliki pengalaman menulis dokumen kebijakan pemerintah, roadmap dan masterplan;
4. Memiliki kemampuan menyusun infografis dan creative presentation;
5. Memiliki pengetahuan di bidang tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi;
6. Memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis, mampu bekerja dengan disiplin dan sungguhsungguh, serta berkomitmen untuk bekerja sama di dalam Tim;
7. Bersedia bekerja penuh waktu (full time) selama kontrak berlangsung.
Baca: Lowongan Kerja Yakult Indonesia Juli 2021 untuk Lulusan D-3 Semua Jurusan
1. Membantu penyiapan materi untuk keikutsertaan Pemerintah RI pada forum-forum regional dan internasional terkait Open Government Partnership;
2. Membangun kemitraan yang baik antar pemangku kepentingan terkait pelaksanaan rencana aksi nasional open government;
3. Membantu pelaksanaan komunikasi, sosialisasi dan kampanye tentang inisiatif open government baik di media tradisional ataupun media sosial;