Alasan Belasan TKA China Tak Dapat Vaksin Covid-19 di Rangkasbitung, Jubir Covid: Tak Punya KTP

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Puluhan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ditolak petugas pihak Polres Lebak saat ingin mendapatkan vaksinasi Covid-19 di asrama polisi Rangkasbitung, Lebak, Senin (28/6/2021).

Handi sempat meyakinkan kepada para TKA tersebut bahwa lokasi yang dimaksud cukup jauh.

Namun, mereka kukuh mau datang karena berdasarkan informasi hanya tempat di Rangkasbitung ini yang bisa melayani vaksinasi untuk TKA.

Mereka merupakan pekerja di perusahaan pemasangan kaca di daerah Juanda, Jakarta.

Dr. Nita Patel, Direktur Penemuan Antibodi dan Pengembangan vaksin, mengangkat sebuah botol berisi vaksin yang dikembangkan di laboratorium Novavax di Gaithersburg, Maryland, pada 20 Maret 2020. (ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP)

Handi membawa tiga orang yang ditunjuk oleh perusahaan tersebut untuk divaksin di Rangkasbitung.

Selain ketiga orang tersebut, menurut Handi, dipastikan ada banyak pekerja perusahaan itu yang datang ke Rangkabitung untuk vaksinasi.

Bahkan TKA yang datang mencapai ratusan.

Pasalnya, hanya tempat tersebut yang bisa melayani vaksin covid-19 untuk TKA.

"Perusahaannya karyawannya ratusan, bisa jadi pada ke sini, karena info dari bosnya di sini bisa vaksin, hanya bawa paspor saja," kata Handi.

Setelah ditolak, Handi dan rombongannya kemudian pergi kembali ke Jakarta.

Baca: Datangi Klinik Polres Lebak, Belasan TKA China Tak Diperbolehkan Ikut Vaksin Covid-19

Baca: Vaksin Gotong Royong

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer