Setelah itu, semua personel berkumpul dan mulai menciptakan lagu yang diangkat dari kisah perjuangan mereka untuk tetap berkarya.
"Selama bertahun-tahun enggak pernah jamming lagi akhirnya kami kumpul buat bikin lagu untuk menggambarkan kumpul lagi kami itu," kata Pepeng.
"Terus liriknya kami mewakili apa yang kami rasakan saat itu, di mana pernah bareng jatuh terpuruk, dari something become nothing terus berusaha bangkit untuk jadi something lagi," lanjutnya.
Sebelum tutup usia, Tepeng punya rencana merilis double album bersama Steven & Coconuttreez.
Meski rencana itu tak bisa terwujud, Tepeng sudah banyak sekali memberi kontribusi positif bagi industri musik Indonesia, khususnya di genre reggae.
Baca: Pamungkas
Baca: Profil Rian Ekky Pradipta, Vokalis DMASIV yang Kini Diterpa Isu Pelecehan Seksual