Viral Video Kakek Dipukuli Karyawan Minimarket, Diduga karena Ketahuan Mencuri Beberapa Kali

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tangkapan layar video viral kakek berinisial AS diinterogasi dan dipukuli karyawan minimarket karena lakukan pencurian.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah video yang menunjukkan seorang kakek mengaduh karena dipukuli viral di media sosial.

Kakek tersebut diketahui dipukuli karyawan minimarket di sebuah gudang.

Dari video yang beredar, sang kakek yang memakai kemeja hitam kotak-kotak itu hanya bisa pasrah.

Ia tampak terus memegangi dadanya saat dipukuli oleh beberapa karyawan minimarket.

Kakek tersebut pun mencoba menahan tangis dan menahan rasa sakit.

Meskipun sang kakek terlihat kesakitan, karyawan minimarket terus menginterogasinya.

Kakek tersebut kemudian mengeluarkan beberapa botol minyak kayu putih dari celananya.

Video tersebut pun viral setelah diunggah oleh akun Instagram @Manaberita.

Diketahui peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Tapa, Bone Bolango, Jumat (18/6/2021).

Kakek yang diketahui berinisial AS itu diduga mencuri di sejumlah minimarket di daerah tersebut.

Kronologi

Aksi AS terbongkar setelah salah seorang karyawan minimarket, ZK mencurigainya.

ZK curiga AS mencuri sebotol minyak telon, seusai bertanya soal harga.

Kecurigaan karyawan itu bukan tanpa alasan sebab sebelumnya telah beredar foto AS di dalam grup internal pegawai.

ZK lalu melihat AS mengambil minyak telon dan membiarkannya keluar minimarket.

Baca: Alfamart

Baca: Minyak Zaitun

Tak lama berselang, ZK dan rekannya MIRH menyusul kakek tersebut dari belakang.

AS kemudian masuk ke dalam minimarket lainnya, dan kembali melakukan aksi pencurian.

Selanjutnya saat ia keluar, ZK dan MIRH menarik AS masuk ke dalam gudang Alfarmat.

Mereka memeriksa isi kantong pria paruh baya tersebut.

Ternyata, sang kakek mengambil 15 buah minyak kayu putih dan beberapa bolam lampu.

Halaman
12


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer