5 Fakta Menarik Bunga Edelweis yang Tak Boleh Dipetik hingga Disebut Bunga Abadi

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

5 Fakta Menarik Bunga Edelweis yang Tak Boleh Dipetik hingga Disebut Bunga Abadi

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bunga Edelweis merupakan bunga yang banyak dikagumi oleh banyak orang.

Bunga yang tumbuh di gunung-gunung tersebut disebut sebagai bunga abadi.

Tak hanya, bunga dengan nama latin Anaphalis javanica itu juga dilarang dipetik dan diperjualbelikan.

Saat sedang menjalani pendakian, Edelweis tak boleh dipetik.

Sanksi hukum

Pengelola pendakian gunung bahkan menerapkan sanksi tegas bagi mereka yang nekat melakukannya.

Salah satunya adalah pihak Basecamp Gunung Prau via Igirmranak yang mewajibkan pendaki mengganti 100 kali lipat jika kedapatan merusak tanaman (memetik Edelweis) selama pendakian.

Bahkan di Gunung Gede Pangrango yang merupakan kawasan konservasi, pendaki yang kedapatan memetik Edelweis bisa dipenjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.

Ada beberapa alasan kenapa bunga Edelweis dilarang dipetik.

Bunga Edelweiss di Gunung Semeru. (Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)

Salah satunya adalah karena keberadaannya di kawasan konservasi.

“Secara perundang-undangan, segala sesuatu, baik hewan maupun tumbuhan yang ada di kawasan konservasi itu kan dilindungi undang-undang,” kata Ketua Kelompok Tani Edelweiss Hulun Hyang Teguh Wibowo.

Adapun, larangan memetik bunga Edelweiss itu tercantum dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 33 ayat 1 dan 2 tentang Konservasi Sumber daya Hayati Ekosistem.

Selain itu ada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Dalam peraturan menteri tersebut, disebutkan bahwa bunga Edelweis adalah bunga yang dilindungi.

Orang yang memetik bunga Edelweis juga melanggar UU Nomor 41 Tahun 1999 dengan ancaman penjara paling lama satu tahun dan denda maksimal Rp 50 juta.

Baca: Bunga Edelweis (Leontopodium Alpinum)

Baca: Bunga Tulip

Berusia lebih dari 100 tahun

Dikutip dari Kompas.com, di Gunung Sumbing, Jawa Tengah pernah ditemukan tanaman Edelweis dengan tinggi mencapai 8 meter dan diameter lubang lebih dari 15 centimeter (cm).

Temuan itu didapat dari catatan Amir Hamzah dan M. Toha (The Muntain Flora of Java).

Menurut catatan ini, tanaman Edelweis itu diperkirakan berusia lebih dari 100 tahun.

Menurut ahli botani berkebangsaan Jerman bernama Von Faber, sistem perakaran Edelweis berkembang secara horizontal.

Halaman
12


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer