Mengalami hal tersebut, dikatakan Nyelaras, ia sontak meminta Gofar untuk melepaskan tangannya.
Namun hal itu tidak didengar oleh Gofar.
Baca: Gofar Hilman
Baca: Anggota DPRD Kota Bekasi Minta Maaf Anaknya Jadi Tersangka Kasus Pencabulan dan Pelecehan
"Di situ tangan Gofar mulai ‘mengacak-acak’ bagian-bagian tubuh sensitif gue. Gue minta lepas nggak didenger dan kondisinya depan gue rame banget cowok menyaksikan itu cuma teriak “dienakin kok nggak mau?” Iya, gue langsung ngerasa rendah banget," tulis Nyelaras.
Beruntung, ada salah satu pria yang menarik dirinya dari Gofar.
"Alhamdulillah ada satu laki-laki, Yang tarik gue dari Gofar dan keramaian itu. Dia bilang 'udah, lo aman di sini'. Gue lupa banget nama lo, tapi kalau suatu saat lo baca dan engeh ini elo, maaf gue belum sempet ngomong makasih banyak udah nolongin. Gue berusaha stay cool saat itu tapi otak gue sebetulnya blank," tulisnya.
Akibat dari peristiwa itu, Nyelaras mengaku sempat trauma.
Dia juga sebelumnya sempat untuk buka suara di Instagram, tapi ia menghapus unggahannya itu karena ada teman yang merspons negatif.
"Memang jijik dengan kelakuan Gofar, tapi lebih jijik dengan kerumunan orang-orang yang saut-sautan “dienakin kok gamau” dan “yaaahhh” itu sambil ketawa-tawa. Jadi sempet trauma dengan keramaian untuk beberapa waktu," cuit Nyelaras
"Beberapa bulan setelah kejadian itu, gue pernah speak up di Instagram, tapi gue take down karena respon salah satu temen perempuan yang intinya bilang 'bukannya dia punya alesan sampe bisa ngelakuin itu?' Jawaban itu dulu bikin gue geli dengan diri sendiri," imbuhnya
Nyelaras pun mencoba untuk bicara kepada orang-orang terdekat dan beberapa di antaranya mendukung dia.
"Beberapa kali gue coba speak up lagi ke orang-orang terdekat, alhamdulillah beberapa jadi supporter yang masha Allah banget, tapi nggak sedikit juga yang respon 'lo terlalu hot sih' sorry I’ll never take it as a compliment," tulis Nyelaras.
Baca: Korban Pelecehan Seksual di Ancol Ada 4 Orang, Modus Diajak Mandi Bersama Agar Jadi Suci
Nyelaras kemudian memberikan kesimpulan dari apa yang ditulisnya.
"Untuk : 1. Gofar agar menyadari perbuatannya 3 tahun silam dan nggak akan mengulanginya ke siapa pun
2. Mengingatkan Gofar bahwa nggak semua orang mau melakukan apa aja dengan kamu
3. Mengingatkan semua orang untuk berhati-hati dalam mengambil tindakan, walau pun di ruang publik.
4. Mengingatkan semua orang bahwa dilecehkan di ruang publik sama sekali bukan sesuatu yang mengenakkan, jadi ke depannya kalau ada yang bercanda “dienakin kok nggak mau?” lagi, gua keplak pala lu.
5. Menolong orang yang dilecehkan di mana pun itu responsibility semua orang.
6. Jangan anggap remeh pelecehan sekecil apa pun, nggak semua orang bisa handle trauma dengan baik.
7. Agar semua orang yang berniat melakukan pelecehan ke siapa pun bisa mikir berkali-kali atas konsekuensi dari tindakan impulsif dan menjijikan itu. Good night!"