KPI diketahui akan melakukan evaluasi dan pengawasan secara menyeluruh pada sinetron 'Suara Hati Istri'.
Bahkan pihak Indosiar telah setuju untuk mengganti pemeran istri ketiga tokoh Pak Tirta, Zahra, dengan aktis lain di tiga episode mendatang.
Sebelumnya, sinetron Suara Hati Istri mendapat kecaman dari warganet karena karakter Zahra diperankan oleh anak dibawah umur.
Pemeran Zahra diketahui merupakan seorang aktris muda bernama Lea Ciarachel yang masih berusia 15 tahun.
Lea Ciarachel beradu peran dengan tokoh Pak Tirta yang diperankan oleh Panji Saputra yang kini berusia 39 tahun.
Bahkan dalam sinetron Suara Hati Istri, Zahra diceritakan tengah hamil muda.
Baca: Terus Dapat Laporan soal Sinetron Suara Hati Istri - Zahra, KPI Langsung Panggil Indosiar
Baca: Sinetronnya Dikecam, Beredar Pengakuan Lea Ciarachel Tak Nyaman Perankan Karakter Zahra
Menteri PPPA beri apresiasi pada KPI
Masalah Zahra segera ditanggapi serius oleh KPI yang langsung memanggil Indosiar sebagai stasiun televisi yang menayangkan Suara Hati Istri.
Atas tindakan cepat tanggap yang dilakukan KPI, sang Menteri PPPA memberikan apresiasi.
“Saya mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh KPI," ucap Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, dalam keterangannya pada Tribunnews, Kamis (3/6/2021)
Lebih lanjut, Bintang Puspayoga mengatakan pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan KPI.
Tujuan pertemuan tersebut adalah memberikan edukasi pada rumah produksi sinetron agar kasus serupa tak terjadi.
"Kemen PPPA dan KPI juga sepakat dalam waktu dekat akan segera melakukan pertemuan dengan rumah produksi untuk memberikan edukasi terkait penyiaran ramah perempuan dan anak,” kata Bintang Puspayoga.
Bintang Puspayoga menegaskan bahwa seluruh program yang disiarkan terutama di televisi tidak hanya melihat sisi hiburannya saja.
Melainkan harus pula memberi informasi, mendidik, dan bermanfaat untuk pemirsa dan masyakarat.
Lebih lanjut, tayangan-tayangan tersebut termasuk sinetron harus ramah dan melindungi anak.
“Sangat disayangkan sinetron tersebut tidak memerhatikan prinsip-prinsip pemenuhan hak anak dan perlindungan anak," Bintang Puspayoga menegaskan.
"Setiap tayangan harus tetap menghormati dan menjunjung tinggi hak anak-anak dan remaja, dan wajib mempertimbangkan keamanan dan masa depan anak-anak dan/atau remaja,” imbuh sang Menteri PPPA.
Indosiar akan melakukan evaluasi