WHO Sebut Xi Jinping Bisa Digulingkan Jika Covid-19 Terbukti dari Lab Wuhan, China Dikucilkan Dunia

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden China Xi Jinping berbicara selama konferensi dengan para pemimpin Eropa dari Beijing.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - WHO sebut Presiden China Xi Jinping bisa dilengserkan jika teori covid-19 berasal dari laboratorium di Wuhan terbukti kebenarannya.

Presiden China Xi Jinping bisa saja dipaksa mundur dari jabatannya jika para ilmuwan bisa membuktikan Covid-19 berasal dari laboratorium di Wuhan.

Sejak wabah virus corona muncul, muncul teori konspirasi bahwa penyakit tersebut berasal dari Institut Virologi Wuhan.

Penasihat Badan Kesehatan Dunia (WHO) Jamie Metzl mengatakan, konsekuensi yang bakal diterima Xi begitu besar jika teori tersebut akhirnya terbukti.

"Di China, jika benar ada bukti (Covid-19 dari lab Wuhan), maka ada potensi Xi Jinping dilengserkan," kata Metzl.

Apabila terdapat buktinya, maka China akan terancam dikucilkan oleh seluruh dunia.

"Akan menjadi pukulan geopolitik yang besar bagi negara itu," jelas Metzl, dikutip dari The Sun Senin (31/5/2021).

Metzl menuturkan, temuan tersebut akan memicu kemarahan banyak orang, keluarga yang kehilangan anak, orangtua, maupun pasangan mereka.

"Tidak hanya akan menjadi kesalahan besar, kejadian itu bakal dipandang sebagai upaya penutupan kejahatan," papar Metzl.

Sementara itu, presenter Maajid Nawaz mengatakan, konsekuensi besar bakal dihadapi Beijing apabila teori tersebut terbukti kebenarannya.

"Sebabnya, keseluruhan planet untuk pertama kalinya dalam sejarah terkunci karena wabah ini," beber Nawaz.

Presiden Cina Xi Jinping berpidato di pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia (AFP)

Sebelumnya, upaya dinas rahasia Inggris yang memutuskan untuk menyelidiki asal usul virus corona membuat hubungan London dan China memanas.

Ketegangan semakin menguat dengan pernyataan Presiden AS Joe Biden, yang meminta agar investigasi sumber corona berasal dilakukan.

Beijing berulang kali membantah bahwa Institut Virologi Wuhan sebagai sumber corona.

China gusar isu tersebut kembali diangkat dan menyebut investigasi itu layaknya upaya AS menemukan senjata pemusnah massal di Irak.

Sebuah editorial yang diterbitkan surat kabar pemerintah Global Times bahkan menuding pemerintah AS arogan.

Mereka menyebut AS tidak mempunyai otoritas yang lebih besar dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

China juga menuduh AS memainkan permainan politik dengan menjadikan WHO untuk alat kepentingan mereka.

WHO Ungkap Sudah Ada 13 Varian Virus Corona di Wuhan Sejak Desember 2019

Sebelumnya, ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menemukan bukti bahwa Covid-19 telah menyebar lebih luas di China pada 2019, ungkap sebuah laporan.

Halaman
12


Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer