Buntut Kasus Kurir Diancam dengan Pedang, Polisi Usut Pemilik Toko Online yang Tipu Pelanggan

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhadia saat berinteraksi dengan MDS (44), pria yang ancam kurir dengan pedang di Ciputat, Kamis (27/5/2021).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Polisi kini mengusut pemilik toko online yang diduga menipu pelanggan, MDS.

Sementara itu, MDS sebelumnya dikabarkan mengancam kurir Si Cepat yang membawa barang dagangan dari toko online tersebut.

Kurir diancam menggunakan sebuah pedang katana. MDS mengancam kurir itu setelah mendapati tidak ada barang yang dipesannya di dalam paket yang dibawa oleh kurir.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida, Jumat (28/5/2021).

Jun menjelaskan pihaknya akan tetap mengusut dugaan penipuan yang dialami MDS saat berbelanja online.

Sampai saat ini, kepolisian belum menemukan penjual atau toko online yang diduga melakukan penipuan kepada MDS.

Bahkan, pihaknya masih mencari asal-usul barang yang diterima MDS dari kurir.

Viral pria keluarkan pedang samurai ke kurir COD karena barang yang diantar tidak sesuai pesanan (Istimewa)

"Ya akan diusut juga. Masih ditelusuri asal usul barang ini. Belum ditemukan, tokonya," kata Jun.

Diketahui Polsek Ciputat Timur mengaku hanya ada satu laporan saja, seperti dilansir dari Kompas.om.

Pihak perusahaan ekspedisi terkait baru melaporkan pria berinisial MDS, pengancam kurir yang menggunakan pedang.

"Enggak, dia melaporkan yang bawa sajam itu. Belom ada laporannya (yang seller). Satu doang, satu saja laporannya," kata Jun.

Diberitakan sebelumnya, perusahaan ekspedisi SiCepat mengklaim telah melaporkan penjual atau toko online yang diduga menipu MDS di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan ke Kepolisian.

MDS mengancam kurir dengan pedang supaya uang yang dibayarkannya dikembalikan.

Hal ini lantaran barang yang ia terima tak sesuai dengan pesanan.

Baca: Viral Video Besi Bermagnet Menempel pada Lengan Orang yang Mengaku Telah Divaksin Covid-19

Baca: Viral Kilatan Cahaya Diduga Meteor di Puncak Gunung Merapi, Ini Kata BPPTKG

Ini disampaikan oleh Chief Managing Officer (CMO) SiCepat Wiwin Dewi Herawati, Jumat (28/5/2021).

"Jadi kami melaporkan itu dua ya. Satu laporan terhadap pembeli yang menodongkan senjata tajam kemudian juga kita memproses juga sellernya yang melakukan penipuan," ungkap Wiwin, dilansir dari Kompas.com.

Pihaknya, lanjut Wiwin, melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Polsek Ciputat, Tangerang Selatan bersamaan dengan pelaporan kasus pengancaman kurir oleh warga menggunakan pedang.

"Laporannya ke Polsek Ciputat Timur. Jadi yang kita laporan itu dua ya. Pembeli yang menodongkan senjata, yang kedua adalah kita juga mengusut seller-nya," ungkap Wiwin.

Namun, Wiwin tidak menyampaikan secara rinci pedagang atau toko online yang dilaporkan ke kepolisian atas dugaan penipuan hingga berujung pengancaman pada kurirnya ini.

Wiwin hanya mengatakan laporan tersebut dibuat supaya pihak penjual atau toko online ikut bertanggung jawab atas kasus pengancaman yang dialami kurir SiCepat.

Halaman
123


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer