Israel Umumkan Gencatan Senjata di Gaza, Hamas Klaim Kemenangan

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Asap terlihat di atas gedung-gedung di Kota Gaza setelah serangan udara Israel pada dini hari, 15 Mei 2021.

Bentrokan kedua kubu dimulai pada Jumat (7/5/2021) lalu.

Kala itu, umat Islam tengah memadati kompleks Masjid Al-Aqsa untuk menyambut malam Lailatul Qadar di akhir Ramadhan.

Meski demikian, aksi kekerasan sudah meningkat di Yerusalem dan Tepi Barat sejak seminggu sebelumnya.

Warga Palestina melempari polisi Israel dengan batu, botol, dan kembang api.

Sementara, para polisi menembakkan peluru karet dan granat kejut.

Lebih dari 220 orang terluka, mayoritas warga Palestina.

2. Serangan pada Malam kedua di Masjid Al Aqsa

Ibadah shalat tarawih di Masjid Al-Aqsa pada Sabtu (8/5/2021) malam berlangsung damai.

Namun, muncul kerusuhan di tempat lain di Yerusalem timur.

Ada 121 warga Palestina terluka malam itu lantaran terkena peluru karet dan granat kejut.

Sementara polisi Israel mengklaim 17 anggotanya terluka.

Insiden tersebut memicu keprihatian Amerika Serikat (AS), Rusia, Uni Eropa, dan PBB.

Bola api muncul dari serangan udara Israel di Jalur Gaza, yang dikendalikan milisi Hamas pada 10 Mei 2021. Israel menyerang Gaza setelah Hamas menembakkan roket yang menyasar Yerusalem buntut kerusuhan di Masjid Al-Aqsa (AFP PHOTO/MAHMUD HAMS)

3. Pemicu Bentrok

Bentrok Israel dan Palestina bermula dari upaya hukum oleh kelompok pemukim Yahudi, yang sejak lama ingin menggusur beberapa keluarga Palestina dari rumahnya di kawasan Syekh Jarrah, Yerusalem timur.

Putusan pengadilan yang mendukung klaim para pemukim Yahudi, memicu amarah warga Palestina.

Sidang Mahkamah Agung tentang banding Palestina sedianya ditetapkan pada Senin (10/5/2021), namun berisiko meningkatkan bentrokan lebih luas. 

Alhasil, pada Minggu (9/5/2021) Kementerian Kehakiman menunda sidang.

4. Bentrokan Lanjutan

Bentrokan antara Palestina dan Israel di Yerusalem timur terus berlanjut.

Meski Paus Fransiskus bersama komunitas internasional menyerukan diakhirinya kekerasan, namun polisi Israel kembali bentrok dengan banyak pemuda Palestina di beberapa lokasi Yerusalem timur.

Halaman
123


Penulis: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer