Mengenal Tradisi Khas Masyarakat Mesir Menyambut Ramadan: Fanus & Maidatur Rahman

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Masyarakat berbelanja di stand Fanus saat Ramadan di sepanjang jalan utama di utara pemukiran Shubra di Ibu Kota Mesir, Kairo, saat awal bulan Ramadhan.

Hampir sama seperti di Indonesia, tradisi berlomba-lomba berbuat baik terutama dengan membagikan makanan juga bisa ditemui di Mesir.

Saat bulan Ramadan tiba, banyak masyarakat menjadi berlomba membagikan makanan.

Tradisi khas Mesir yang berkaitan dengan membagikan makanan dan menjamu orang yang berpuasa itu dinamakan Maidatur Rahman.

Maidatur Rahman sendiri berarti tradisi memberi jamuan kepada orang yang berpuasa.

Tak hanya berlomba memberikan makanan, masyarakat Mesir pun juga ingin memberikan makanan dan jamuan terbaik bagi orang yang berpuasa.

Baca: Kota Emas Mesir Kuno Usia 3.500 Tahun Akhirnya Ditemukan: Kota Kuno Terbesar yang Pernah Ditemukan

Baca: Jelang Ramadhan, 5 Negara Ini Punya Tradisi Bulan Puasa yang Cukup Unik

Jika kita berjalan-jalan di daerah Kairo saat bulan Puasa, di sepanjang jalan pasti banyak yang menawari untuk makan bersama.

Ada yang menjamu kue-kue, daging, ayam, bahkan makanan khas Mesir.

Di Mesir sendiri, sebelum datangnya pandemi Covid-19, merayakan Maidatur Rahman bisa bersama dengan beberapa orang asing.

Seorang penjamu akan menggelar tempat dan menyajikan makanan, masyarakat asing yang lewat dapat duduk dan menikmati makanan yang disajikan bersama.

Setelah itu, masyarakat akan melakukan kegiatan salat Magrib, Isya, hingga Tarawih bersama.

Baca artikel lain mengenai tradisi puasa Ramadan di sini.

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr

Berita Populer