Pasangan Bukan Suami Istri Digerebek di Tempat Terapis, Bermula dari Aduan Warga

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penggerebekan sejoli di Tuban di tempat terapis saat Ramadan

Ghufron mengatakan, tujuh orang mengaku PSK ini akan dikirimkan ke Dinas Sosial Kota Tangerang untuk direhabilitasi dan diberikan pelatihan.

"Sudah kami kirim mereka ke Dinsos," ujar Ghufron.

Sebagai informasi, kebanyakan dari mereka pun diimpor dari luar Kota Tangerang.

Penggerebekan ini dilakukan oleh Satpol PP Kota Tangerang di sebuah indekos kawasan Ciledug, Kota Tangerang pada Selasa (22/3/2021) dini hari.

Penggerebekan dilakukan karena rumah kos itu dijadikan sarang praktik prostitusi.

Bahkan pemilik kosan yang dijadikan sebagai sarang prostitusi ini juga ikut dipanggil oleh petugas.

Baca: Ratusan Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Palembang, Penemuan 1,5 kg Sabu Jadi Barang Bukti

Baca: Wakapolsek Juwiring Klaten Digerebek Warga Saat Bersama Istri Orang dan Sembunyi di Kamar Mandi

Ghufron mengatakan, pemanggilan pemilik kos ini karena dia harus melengkapi perizinan usaha rumah kos.

"Kami sudah lakukan pemanggilan untuk proses lebih lanjut. Pada saat mereka memenuhi panggilan, sekaligus dalam rangka klarifikasi kelengkapan perizinan," kata Ghufron.

Sementara itu, lewat video yang direkam oleh petugas Satpol PP Kota Tangerang seorang PSK berinisial M mengatakan menggaet para pelanggan melalui aplikasi MiChat.

"Ada (MiChat) tapi udah dihapus. Buat nyari tamu," kata M, Rabu (24/3/2021).

Tak hanya itu saja M mengungkapkan jika dirinya mematok tarif Rp 300 ribu untuk tarif satu kali kencan.

Diketahui M mengaku sudah menetap di rumah kos yang disewanya Rp Rp 900 ribu tiap bulannya tersebut selama empat bulan.

“Udah empat bulan menyewa kamar kos. Harganya Rp 900 ribu," singkat M.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Sejoli di Tuban Kaget Kala Digerebek di Tempat Terapis Saat Ramadan, Ceweknya Tak Sempat Pakai Baju



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer