"Hana Kimura adalah anak muda sangat kuat, bagus penampilannya, bisa menjadi pegulat profesional yang lebih baik lagi di masa depan. Namun dia perasaannya sensitif sekali," kata Rossy Ogawa, Selasa (25/5/2020).
Ogawa juga mengungkapkan bahwa di luar dunia gulat, banyak yang harus dihadapi, banyak tantangan kehidupan.
"Biasa itu ejekan dan sebagainya di luar dalam kehidupan kita. Ijime (bully) itu tak akan hilang, akan ada selamanya. Kita harus menghadapinya dengan kuat. Hana sangat berperasaan sekali sehingga jadi stres begitu membaca ada yang mengejeknya luar biasa di internet. Sayang sekali sebenarnya potensi muda yang bagus namun berakhir dengan kematian," lanjutnya.
Sebelum Hana meninggal dunia, diketahui ia mengucapkan terimakasih kepasa ibunya dan meninggalkan pesan terakhir di twitter-nya "bye-bye" kepada para fansnya.
Baca: Berita Duka, Pegulat Jepang Berdarah Indonesia, Hana Kimura Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri
Hana Kimura lahir di Yokohama tanggal 3 September 1997, ibunya seorang warga Jepang, Kyoko Kimura yang menikah dengan pria Indonesia tahun 1996.
Tahun berikutnya (1997) Hana Kimura lahir kemudian dibesarkan di Jepang.
Namun beberapa tahun kemudian setelah bercerai, sang ibu yang pegulat profesional menikah lagi dengan pria Jepang sebagai ayah tiri Hana, Isao Kobayashi.
Hana Kimura muda berlatih gulat di sekolah gulat profesional Wrestle-1.
Ia memulai debutnya pada 30 Maret 2016 melawan Reika Saiki untuk Wrestle-1.
Ia juga sempat bergulat melawan ibunya dalam sebuah laga pada 7 Agustus 2016.
Sejak saat itu, Hana telah melakoni banyak laga meski usianya masih sangat muda.
Ia juga sukses meraih deretan gelar bergengsi sejak di turnamen junior.
Polisi masih menyelidiki kasus kematiannya yang diduga bunuh diri dan ibunya langsung menyatakan pensiun dari dunia gulat profesional setelah kematian putri cantiknya itu.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.
Baca: Dugaan Bully di Kasus Bunuh Diri Hana Kimura: 75 Persen Pengguna Medsos di Jepang Memakai Akun Palsu
Baca: Pegulat Jepang Berdarah Indonesia, Hana Kimura Tewas Bunuh Diri: Diduga Korban Bullying Media Sosial
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ibu Pegulat Jepang Hana Kimura Gugat Seorang Pria Pemfitnah Putrinya Sebesar 2,97 Juta Yen dan Pegulat Jepang Berdarah Indonesia Hana Kimura Dikenal Sosok Kuat Tapi Perasaannya Sangat Sensitif
Lihat selengkapnya terkait Hana Kimura di sini