Seorang Adik di Madura Bacok Kakak sampai Tewas Gara-gara Sakit Hati oleh Kata-kata Korban

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Korban Mashudi saat dibawa ke rumah sakit , Kamis (15/4/2021).

“Motifnya, gara gara korban dan istri pelaku membuat dan mengunggah video TikTok. Informasinya istri pelaku dan R selingkuh," kata Heri.

ILUSTRASI-pembacokan (tribunlampung.co.id/dodi kurniawan)

Heri mengatakan, pelaku diduga melakukan aksi pembacokan tersebut seorang diri.

Namun, polisi masih mendalami kasus tersebut.

“Sejauh hasil pendalaman, pelaku seorang diri. Tapi tidak kemungkinan pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Karena luka bacokannya cukup banyak, 24 luka bacok,” urai dia.

Luka bacok yang didapatkan R ini paling parah terdapat di kepala, leher, dan lengan.

Mayat R ditemukan tak jauh dari rumahnya di jalan desa pada Minggu (11/4/2021) petang.

AM yang bekerja sebagai pencari madu itu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Probolinggo Kota.

Baca: Geng Motor di Menteng Nekat Bacok Polisi Gara-gara Tak Terima Dibubarkan

Baca: Ada Unsur Dendam, Imam Masjid di Temanggung Dibacok saat Salat Berjamaah oleh Tetangga Sendiri 

AM dikenai Pasal 338 KUHP juncto Pasal 354 KUHP.

Perlu diketahui video Tiktok yang diunggah korban, kata Heri, memperlihatkan R dan istri orang nampak berduaan.

"Di TikTok, video mereka berduaan. Itu terkait hubungan asmara, yang diunggah di TikTok. Pelaku mencurigai hubungan asmara mereka sejak tiga tahun lalu. Sehingga pelaku membacok R,” imbuh Heri.

AM membacok R dengan celurit saat bertemu di jalan desa, seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain menangkap AM, polisi juga ikut mengamankan celurit yang digunakan pelaku dalam aksi pembacokan tersebut.

AM ditangkap tanpa perlawanan sekitar satu jam usai polisi melakukan olah tempat kejadian perkara.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka, Surya)

Artikel ini telah tayang di Surya dengan judul Tragedi Berdarah di Pamekasan, Adik Kandung Bacok Celurit sang Kakak hingga Tewas gara-gara ini

Baca lengkap soal pembacokan di sini



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer