Asam salisilat dalam cuka dapat mengurangi pertumbuhan bakteri di mulut.
Cara membuatnya cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan dua sendok makan cuka ke dalam satu cangkir air.
Setelahnya, berkumurlah dengan larutan tersebut selama 30 detik.
Selain cuka, Anda juga dapat menggunakan soda kue sebagai obat kumur alami untuk mengatasi bau mulut.
Kandungan sodium bikarbonat dalam soda kue dapat membunuh bakteri dalam mulut.
Serupa dengan pembuatan larutan cuka, Anda hanya perlu mencampurkan dua sendok makan soda kue ke dalam satu cangkir air hangat yang kemudian dapat digunakan untuk berkumur selama 30 detik.
Sama seperti susu, Anda dapat mengonsumsi apel untuk mengatasi bau mulut akibat bawang putih.
Apel memiliki kandungan yang dapat menetralisir bawang putih dalam darah dan tidak semata-mata hanya mengatasi bau mulut karena bawang putih.
Vitamin C yang terkandung dalam jeruk dapat meningkatkan produksi air liur yang dapat membersihkan bakteri dalam mulut.
Oleh karenanya, Anda dapat mengonsumsi jeruk sebagai cara mengatasi bau mulut.
Meski rasanya nikmat, ternyata ada sejumlah makanan yang bisa jadi sumber bau mulut. Contohnya saja bawang putih, durian, petai, dan jengkol.
Pada prinsipnya, semua makanan yang Anda makan akan memengaruhi bagaimana aroma mulut dan napas Anda nantinya.
Sebab, senyawa penyebab bau mulut yang terkandung dalam makanan-makanan tersebut dapat bertahan di mulut Anda.
Baca: Rekomendasi Makanan untuk Mencegah Bau Mulut saat Puasa Ramadhan
Baca: Bulan Ramadhan Segera Tiba, Simak Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Berpuasa
Senyawa tersebut juga dapat masuk ke aliran darah dan paru-paru, menyebabkan aroma tak sedap ketika Anda membuka mulut.
Maka itu, bijaklah dalam memilih menu makan sehari-hari sebagai cara menghilangkan juga mengatasi masalah bau mulut.