Belasan wanita remaja terjaring Polres Metro Tangerang Kota lantaran berprofesi sebagai penjaja cinta untuk para pria hidung belang.
Para wanita yang rata-rata masih remaja itu tertangkap mangkal disebuah apartemen yang berdekatan dengan Bandara Soekarno-Hatta.
Deonijiu De Fatima menjelaskan, kalau bisnis lendir tersebut menggunakan aplikasi Michat.
"Mereka melakukan istilah open BO, melalui media sosial Michat," kata Deonijiu.
Baca: Kasus Video Mesum Bogor, Pelaku Produksi 26 Konten Porno, Dijual ke Pornhub Raup Uang Belasan Juta
Baca: Video PSK Digerebek di Indekos Ciledug, Open BO Lewat MiChat dengan Tarif Rp 300 Ribu Sekali Kencan
Untuk sekali kencan, lanjut dia, para pekerja seks komersial (PSK) itu menaruh harga Rp 500 sampai Rp 700 ribu.
Pelaku bernama Erika Mustika itu pun menyewakan empat kamar di apartemen tersebut kepada para PSK untuk melayani pria hidung belang.
Tersangka pun disangkakan pasal 296 KUHPidana sebagaimana matapencahariannya menyediakan, mempermudah tindakan cabul
"Ancaman hukuman satu tahun empat bulan," tegas Deonijiu.
Baca artikel lain mengenai prostitusi anak di bawah umur di sini.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Dijual Lewat Michat, Anak Kelas 5 SD Nyaris Jadi PSK di Sebuah Apartemen Kelapa Gading