Profil Lukas Enembe, Gubernur Papua yang Dideportasi dari Papua Nugini Akibat Tak Bawa Dokumen Sah

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Papua Lukas Enembe

Setelah menjabat selama lima tahun, Lukas Enembe dan Klemen Tinal kembali berpasangan untuk maju dalam Pilkada.

Dan untuk kedua kalinya, pasangan ini mempimpin Papua.

Pada pemilihan tersebut, Lukas Enembe dan Kelemen Tinal meraih 1.939.539 suara atau 67,54 persen suara.

Dengan ini, Lukas Enembe kembali menjabat sebagai Gubernur Papua untuk masa jabatan 2018-2023.

Riwayat Pendidikan

Lukas Enembe lulus pendidikan dasarnya di SD YPPGI Mamit, Kabupaten Tolikara, Papua pada 1980.

Selanjutnya, ia melanjutkan sekolahnya di Sentani, Ibukota Jayapura.

Tepatnya, Lukas Enembe bersekolah di SMPN 1 Jayapura.

Di SMPN 1 Jayapura, Lukas Enembe lulus tahun 1983

Berikutnya, ia melanjutkan sekolah ke SMAN 3 Jayapura yang juga terletak di Sentani.

Pendidikan menengah tersebut berhasil diselesaikan pada 1986.

Kemudian Lukas Enembe melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Gubernur Papua Lukas Enembe. (KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)

Lukas Enembe berhasil meraih gelar Sarjana Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi Manado, pada 1995.

Pada tahun 2001, Lukas Enembe juga sempat belajar di The Christian Leadership & Secound Leanguestic, Cornerstone College, Australia.

Riwayat Organisasi

Berpengalaman dalam berorganisasi, berikut kiprah Lukas Enembe yang malang-melintang di berbagai organisasi beserta periodenya:

- Ketua Mahasiswa Jawijapan Sulawesi Utara (1989–1992)

- Pengurus SEMAH FISIP UNSRAT Manado (1990–1995)

- Koordinator PPM FISIP UNSRAT Manado (1992–1994)

- Ketua IMIRJA Sulawesi Utara (1992–1995)

Halaman
123


Penulis: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer