Dewi Tanjung Ingin Wanita Bercadar & Pria Bercelana Cingkrang Keluar dari Indonesia: Seperti Zombie

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politikus PDI-Perjuangan, Dewi Tanjung di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

"Istilah kafir itu tidak satu pun saya temukan di Indonesia yang pernah memanggil nonmuslim, 'kafir', belum pernah, sepanjang saya hidup. Bahkan dalam pertemuan ya bang Karni, kalau ada pertemuan nonmuslim-muslim.

Belum ada satu pun yang bilang, 'bapak-bapak, ibu-ibu selain kita di sini orang muslim ada orang kafir'. Tidak, tidak ada. pasti menyebut, 'bapak-bapak, di sini ada muslim, di sini juga ada saudara kita orang Hindu, ada sodara kita orang Nasrani, dan seterusnya'," tambahnya.

K.H. Zaitun Rasmin berharap agar pemerintah tidak membesarkan masalah, khususnya larangan pemakaian cadar dan celana cingkrang.

Dirinya justru mempertanyakan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memakai cadar atau celana cingkrang di Kementerian Agama atau Kementerian lainnya yang menurutnya sangat sedikit atau tidak ada sama sekali.

"Nah ini juga hal yang patut kita garisbawahi, dan masalah keagamaan adalah hal yang sangat-sangat sakral di negeri kita ini. Dan umat pasti akan selalu berusaha mengamalkan yang terbaik.

Saya juga ingin menyampaikan tidak usah terlalu khawatir, Indonesia ini, dengan perkembangan cadar tidak akan berubah menjadi mayoritas pakai cadar, sama dengan jilbab, sampai sekarang masih b oleh dikatakan 50:50 yang pakai jilbab dengan yang tidak pakai jilbab," katanya.

 

(Tribunnewswiki.com/Wartakotalive.com)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Dewi Tanjung Minta Wanita Bercadar dan Pria Bercelana Cingkrang Sebaiknya Keluar dari Indonesia.

Baca artikel lainnya terkait Dewi Tanjung di sini



Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer