Naruto berhasil mendapatkan kekuatan dari pengalamannya, tapi itu tidak pernah menghapus semua hal yang dia lalui; kesendirian, rasa sakit, dan kehampaan.
Setiap penggemar Naruto tahu betapa emosional dan menawannya acara tersebut dalam perkembangan karakter utamanya (baik protagonis maupun penjahatnya).
Naruto Uzumaki mungkin tidak memiliki cerita yang paling menyedihkan, di antara semua karakter lainnya, tetapi tidak diragukan lagi dia memiliki salah satu kehidupan yang paling tidak adil.
Seperti yang ditunjukkan dari awal seri ( anime asli), Naruto mengenal kesendirian, rasa sakit, dan kekosongan.
Dia berhasil membangun kekuatan dari pengalaman ini, tetapi itu tidak pernah menghapus semua hal yang dia lalui.
Mulai dari tumbuh sebagai yatim piatu hingga semua pengalaman, kesulitan, dan rasa sakit yang luar biasa yang dibawa oleh kehidupan seorang shinobi.
Inilah 10 kehidupan tak adil yang dijalani Naruto sejak masih kecil seperti dilansir Tribunnewswiki dari CBR.com:
1. Dipisahkan Dari Orang Tua Saat Kecil
Salah satu hal pertama dan paling menyedihkan yang diperhatikan publik pada awal jalan Naruto untuk menjadi seorang Hokage, adalah bahwa ia tumbuh tanpa orang tua.
Ia hidup dengan cara, mengasuh dirinya sendiri seperti yang dulu dia harapkan dari orang lain.
Lebih jauh dalam seri, dia menemukan sosok ayahnya di Iruka Sensei (seperti yang dia akui di anime asli) dan keluarganya sendiri di Tim Tujuh dan penduduk desa lainnya, yang menghangatkan hati, tetapi itu tidak membuat Naruto tumbuh dewasa.
Kehidupan seorang yatim piatu yang kurang adil dan menyentuh.
Baca: Sosok Ini Bakal Jadi Musuh Baru Konoha, Simak Spoiler Boruto chapter 57 Lengkap dengan Link Baca
Baca: LINK Gratis Boruto 197 Sub Indo: Ternyata Kawaki Korban Perdagangan Anak dan Subjek Penelitian Kara
2. Dia Dikucilkan oleh Penduduk Desa
Sebelum membangun hubungan yang solid dan penting dengan teman-temannya, penduduk desa, dan guru, Naruto tidak begitu dicintai oleh sesama warga.
Dia dulu keras dan berantakan, kadang-kadang menyebabkan masalah untuk mendapatkan perhatian (yang dapat dimengerti dari seseorang yang tidak mendapat perhatian orang tuanya).
Karena itu dia dulu diasingkan oleh teman-teman sekelasnya, dimarahi, dan dibenci oleh warga lainnya.
Dia dibicarakan sebagai anak yang tidak dewasa, bodoh, dan kurang ajar, dan itulah yang dia rasakan tentang dirinya sendiri sampai Iruka sensei memberitahunya tentang Kyuubi di dalam dirinya (yang juga merupakanalasan orang tidak menyukainya).
3. Kematian Teman Terdekat Naruto, Neji Hyuga
Neji dan Naruto tidak memulai perteman sampai Naruto mengalahkannya di Ujian Chunin dan mengajarinya sesuatu tentang kekuatan dan nilai sejati.