Kronologi Kericuhan Kongres HMI di Surabaya, Dipicu Permintaan Kader yang Tak Disetujui

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kericuhan saat Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Surabaya. Beberapa orang membanting kursi hingga memecahkan pintu kaca di gedung tempat kongres berlangsung.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berlangsung di Gedung Islamic Centre, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya, Jawa Timur berujung ricuh.

Para kader HMI peserta kongres tersebut mengamuk.

Sejumlah mahasiswa melakukan aksi protes dengan melempar sejumlah kursi di dalam gedung yang digunakan para peserta kongres.

Mereka juga memecahkan puntu kaca gedung.

Dikutip dari Tribunnews.com, kericuhan bermula saat sejumlah kader memaksa seluruh Ketua Badko (Badan Koordinasi) HMI di daerah hadir pada kongres saat itu juga.

Baca: Video PSK Digerebek di Indekos Ciledug, Open BO Lewat MiChat dengan Tarif Rp 300 Ribu Sekali Kencan

Baca: Ternyata, Tidur Tidak Pakai Bantal Memiliki Banyak Manfaat

Kericuhan saat Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) di Surabaya. (TribunJatim.com/ Samsul Arifin)

Akan tetapi usulah tersebut tidak disetujui mayoritas peserta pemilik suara sah.

"Ada beberapa peserta kongres yang emosi karena aspirasinya tidak diakomodasi peserta sidang," kata Ketua Umum Badko HMI Jawa Timur, Yogi Pratama saat dikonfirmasi pada Selasa (23/3/2021) malam.

Yogi mengatakan para kader tersebut memang telah berulang kali memaksakan usulan yang membuat kongres berjalan lambat.

"Teman-teman yang memperlambat kemarin itu minta ketua Badko se-Indonesia hadir ke lokasi.

Tapi itu kan tidak mungkin hadir semua," kata Yogi.

Padahal, kata Yogi, mayoritas Ketua Badko HMI di Indonesia telah hadir langsung di dalam kongres.

Baca: SADIS! Pencurian Rumah Mewah di Kedoya, Maling Tega Bongkar Material di Dalamnya

Baca: 15 Orang Digerebek di Indekos Ciledug, 7 Orang Ternyata PSK dengan Tarif Rp 300 Ribu Sekali Main

Suasana Kongres HMI di Surabaya sebelum terjadi kericuhan. (TribunJatim.com/ Yusron Naufal Putra)

Dari total 20 Ketua Badko, 11 di antaranya sudah ada di dalam forum secara langsung.

Sementara itu sisanya berhalangan hadir.

Akibat ulah para peserta tersebut, kongres HMI pun berjalan alot dan dipenuhi emosi.

Mereka berulang kali mengajukan usulan hingga membuat kongres berhenti beberapa kali.

Puncaknya mereka pun mengamuk. Beberapa orang membanting kursi hingga memecahkan pintu kaca di gedung tempat kongres berlangsung.

Peserta kongres lainnya pun lari berhamburan.

"Iya, ada (kaca) yang pecah itu. Itu pelemparan (kursi) dari dalam," kata dia.

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 25 Maret 2021, Libra Stres Pekerjaan Bisa Mempengaruhi Asmaramu

Baca: Modal Asal Pencet Nomor Brankas, Satpam Bawa Lari Rp 50 Juta, Habiskan Uang untuk Judi

Suasana Kongres XXXI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Surabaya. (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Yogi mengatakan, perusakan tersebut bukan merupakan sikap mayoritas peserta pemilik suara sah dalam kongres.

Tindakan pelemparan dan pemecahan kaca itu, kata dia, hanya dilakukan segelintir orang.

Halaman
12


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer