Densus 88 Anti Teror Amankan 31 Kotak Amal dari 18 Terduga Teroris di Sumut

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi teroris

Dikutip dari Tribun-Medan, rumah MY persis berada di sebelah kios Tarigan.

Kondisinya tampak sepi, dan tidak ada aktivitas apapun di dalam maupun di dalam rumah.

Informasi lain yang dihimpun dari sejumlah warga, MY selama ini dikenal rajin ke masjid.

MY sempat terlihat buru-buru meninggalkan rumah bersama istrinya pada Senin (22/3/2021) pagi.

"Kemarin sekira jam 16.00 WIB polisinya datang beberapa mobil. Ramai kali di sini yang lihat, heboh memang. Cuma itulah, mau mengambil foto saja enggak boleh sama polisinya," kata seorang warga minta namanya tidak dituliskan.

Warga mengatakan, MY punya empat orang anak.

Dia aktif ikut pengajian, namun warga tidak tahu dimana MY biasa kumpul dengan teman-temannya.

"Ya, kalau ketemu memang ada sesekali cerita agama, tapi ya biasa aja. Kemarin dia nggak ada di rumah, tapi saat digeledah itu ada beberapa barang juga yang dibawa polisi kayaknya buku-buku gitu," kata warga.

Selain buku, petugas juga dikabarkan menyita senjata tajam.

Sementara itu, Kepala Dusun IV, Desa Dalu X B, Darminto mengatakan bahwa menurut petugas, MY sudah diamankan empat hari lalu.

MY merupakan warga pendatang yang sudah empat tahun menyewa rumah di Dusun IV.

"Dia (MY) di sini menyewa (rumah). Kalau asal usulnya dari (Kecamatan) Galang," kata Darminto.

Baca: 20 Terduga Teroris Ditangkap di Makassar, 2 Tewas, Diduga Anggota JAD Berafiliasi dengan ISIS

Baca: Markas Polisi Jatim Terima Teror Pesan Berantai setelah 22 Teroris Dipindahkan ke Jakarta

Ditanya mengenai sosok MY, Darminto mengakui bahwa MY sering salat ke masjid.

Namun Darminto tidak menyangka jika MY dicari-cari petugas.

"Saya ikut mendampingi polisi yang melakukan penggeledahan, ada tiga kardus juga barang yang disita seperti buku-buku dan ada juga senjata tajam," kata Darminto.

Saat penggeledahan, MY tidak berada di rumah.

Di dalam rumah saat itu cuma istri dan dua anaknya.

"Anaknya empat, tapi dua di pesantren, dan dua di rumah yang kecil. Kemarin ada juga satu jam polisi melakukan penggeledahan. Kalau dari polisi katanya dia sudah ketangkap, makanya rumahnya digeledah. Tapi pastinya saya enggak tau jugalah," kata Darminto.

Meski polisi mengatakan MY sudah diamankan, namun warga lain mengaku sempat melihat MY diantar oleh istrinya dengan menaiki sepeda motor.

Diduga MY kabur lantaran tahu bakal diamankan petugas.

(TribunnewsWiki.com/Tribun-Medan.com)

Baca artikel lainnya terkait Terorisme di sini



Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer