Fakta di Balik Rumah Kontrakan Mewah yang Dirampok Penyewa, Keramik dan Genteng Ikut Dicongkel

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tangkapan layar video viral yang menunjukkan keadaan rumah kontrakan mewah yang dirampok oleh penyewa.

"Tiga pelaku sbg kuli bongkar sdh diamankan, 2 org terduga yg menyuruh dalam pencarian," sambung Ady Wibowo.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Manurung menerangkan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/3/2021).

Tangkapan layar video viral yang menunjukkan keadaan rumah kontrakan mewah yang dirampok oleh penyewa.

Adapun rumah mewah tersebut berada di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk.

Saat kejadian, rumah tersebut sedang disewakan oleh terduga pelaku.

"Korban adalah pemilik rumah ditempat kejadian, yang merupakan peninggalan orang tuanya, dan saat ini dalam keadaan kosong tanpa penghuni," kata Manurung kepada wartawan.

Manurung menerangkan, kasus ini terungkap saat kerabat korban melihat adanya aktivitas bongkar material di rumah mewah tersebut.

Dia kemudian bertanya kepada para pekerja yang sedang membongkar material di rumah itu.

Para kuli bangunan tersebut mengaku hanya disuruh oleh bosnya untuk membongkar material rumah tersebut.

Tiga kuli yang ada disana mengaku mendapat upah Rp 125.000 perhari atas tenaganya membongkar material rumah.

Baca: Viral Pria di Bekasi Akui Mampu Gandakan Uang Pakai Jenglot, Hasilkan Rp 300 Juta dari Satu Kertas

Baca: Viral Video Nenek Ketahuan Maling Sepeda di Siang Bolong, Berakhir Dibebaskan setelah Meminta Maaf

"Atas kejadian tersebut, saksi menghubungi security komplek, dan pihak Kepolisian," kata Manurung.

Dari ketiga kuli yang diamankan, polisi kemudian memeriksa bos mereka berinisial S alias Nondol.

S mengaku dirinya mengerahkan anak buahnya untuk membongkar perabotan di rumah tersebut karena ditawari oleh saudara H dan dia telah menyepakati pembelian material itu seharga Rp 15 juta

Adapun H dan satu orang lain berinisial A juga tengah diburu polisi.

"S mengaku dirinya telah menerima penawaran penjualan atas kayu yang masih terpasang di rumah tersebut dari H dengan kesepakatan harga Rp 15 juta dan telah dibayar Rp 6 juta," kata Manurung.

"Tapi dengan kesepakatan S untuk mengambil sendiri kayu yang ada ada di rumah korban," lanjutnya.

(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunJakarta.com)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pengakuan Pembeli Bongkar Perabotan Rumah Mewah yang Viral: Deal Rp 15 Juta Suruh Angkat Sendiri



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer