Apapun yang digoreng memang lezat. Bahkan, menu ini biasanya wajib ada ketika buka puasa. Akan tetapi, sebaiknya Anda mengurangi makan gorengan.
Jika Anda langsung menyantap gorengan saat buka puasa, itu akan meningkatkan kadar kolestrol di tubuh Anda meski gorengan sendiri menganduk lemak jenuh.
Agar lebih sehat, konsumsi asupan lemak tak jenuh Anda perlu diganti dengan kacang-kacangan, ikan, dan buah seperti alpukat.
6. Cukup tidur
Tip terakhir adalah cukup tidur. Dengan tidur yang cukup, hormon-hormon pada tubuh Anda akan bekerja maksimal.
Jika hormon tidak bekerja maksimal, Anda relatif makan banyak dan membuat berat badan tak terjaga.
Baca: Menjelang Ramadan, Simak 7 Kiat Masak Cepat untuk Menu Sahur dan Berbuka Puasa
Sejumlah orang terkadang mengalami masalah pencernaan saat menjalani ibadah puasa Ramadan.
Masalah pencernaan memang bisa terjadi saat berpuasa karena adanya perubahan pola makan.
Meski demikian, masalah pencernaan ini bisa dicegah dengan tip yang mudah dilakukan.
Berikut sejumlah tip yang bisa dicoba agar pencernaan tidak terganggu selama berpuasa.
Melansir Kompas, menurut Maria Adams, MS, MPH, RD, seorang ahli diet dari Amerika Serikat, makan makanan berserat dapat membantu pencernaan dalam kondisi sehat saat menjalankan ibadah puasa.
Adams juga mengatakan bahwa makanan kaya serat membantu mencegah ataupun mengobati berbagai masalah pencernaan, seperti sembelit, wasir, dan radang usus besar.
Selain itu, banyak mengonsumsi makanan berserat selama puasa bisa membantu mencapai atau mempertahankan berat badan ideal.
Kamu bisa memilih makanan yang kaya serat, seperti biji-bijian, sayuran, kacang polong, dan buah-buahan yang dapat memelihara kesehatan sistem pencernaan.
Baca: Menjelang Ramadan, Simak 13 Tips Berikut agar Tubuh Tetap Sehat Saat Menjalani Puasa
Cara lain untuk menjaga kesehatan pencernaan selama puasa adalah dengan membatasi asupan makanan berlemak saat sahur ataupun berbuka.
Makanan berlemak memiliki sifat yang cenderung memperlambat proses pencernaan makanan.
Makanan berlemak juga membuat kita lebih rentan mengalami sembelit.