Sosok Irene Kharisma Sukandar, Grand Master Wanita yang Buka Suara soal Kecurangan Dewa Kipas

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Irene Kharisma Sukandar, atlet olahraga otak yang menyandan gelar Grand Master Wanita Indonesia mulai Desember 2008.

4. Peringkat ke-9 Kejuaraan Dunia Junior di Yunani 2003

5. Medali perak Olimpiade Catur papan tiga di Spanyol 2003

6. Peringkat ke-14 Kejuaraan Dunia Junior di bawah 14 tahun di Pulau Kreta, Yunani 2004

7. Medali perak Kejuaraan Catur Asia di bawah 14 tahun di Singapura 2004

8. Peringkat 4 Kejuaraan Dunia Junior di Georgia 2006

Baca: Dipuji Percasi hingga Diundang Isi Podcast, GM Irene Bikin Surat Terbuka Soal Kecurangan Dewa Kipas

Baca: Viral Bapak-bapak Asal Indonesia Berhasil Kalahkan GothamChess, Dituduh Curang hingga Akun Diblokir

9. The Best Woman Player pada Malaysia Open 2008

10. The Best Woman Player di Queenstown Chess Classic, Selandia Baru pada Januari 2012

11. Juara 1 Asian Continental Chess Championship di Vietnam tahun 2012

12. Juara 1 'the 5th Alexander the Great open Championship 2013' di Chalkidiki, Yunani

Irene Kharisma Sukandar, atlet olahraga otak yang menyandan gelar Grand Master Wanita Indonesia mulai Desember 2008.

13. The Best Woman Player di Grand Europe Open Albena, Bulgaria bulan Juni 2013

14. Juara 1 Australian Women's Masters di Melbourne, Australia pada Januari 2014.

15. Juara 1 Asian Continental Chess Championship di Sharjah, Uni Emirat Arab, April 2014

Sederet prestasi itu terus membuat nama Irene semakin melambung.

Sebelumnya pada 2005, Irene diberikan penghargaan oleh Presiden ke-5 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia mendapat penghargaan Parama Krida Pratama.

Baru-baru ini menurut Percasi, Irene Kharisma memiliki akurasi langkah terendah 45 persen dan tertinggi 95 persen, dalam bermain catur.

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer