- Mual, nyeri otot, dan perasaan tidak enak badan
Efek samping yang dirasakan penerima vaksin ini bisa terjadi satu hari usai vaksinasi.
Serta biasanya berlangsung hingga 2 hari.
Ada pula efek samping yang tidak diketahui atau belum dapat diperkirakan dari data yang tersedia.
Satu di antara efek samping tersebut adalah reaksi alergi parah atau anafilaksis.
Dikutip dari Kompas.com, dalam uji klinis vaksin Covid-19 AstraZeneca ada laporan kejadian yang sangat jarang terjadi terkait dengan peradangan sistem saraf.
Hal tersebut bisa menyebabkan kondisi seperti mati rasa dan kesemutan.
Namun efek samping tersebut belum bisa dipastikan apakah disebabkan oleh vaksin atau bukan.
Beberapa orang juga melaporkan merasakan kedinginan tiba-tiba, dengan gejala seperti menggigil disertai kenaikan suhu badan, beberapa disertai keringat, sakit kepala (termasuk sakit kepala migrain), mual, nyeri otot, dan perasaan tidak enak badan, yang dimulai satu hari setelah mendapatkan vaksin.
Umumnya, efek tersebut berlangsung selama satu atau dua hari.
Baca: Anak Jokowi Minta Solo Jadi Kota Prioritas Vaksinasi Covid-19, Gibran: Solo Ini Menopang Daerah Lain
Baca: Petugas Satpol PP Takut Disuntik Saat Vaksin Covid-19, Teriak Histeris hingga Diseret
Jika mengalami demam tinggi yang berlangsung selama lebih dari dua atau tiga hari, atau mengalami gejala lain secara terus-menerus, itu mungkin bukan karena efek samping vaksin.
Maka dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter.
Guna mengetahui penyebab pastinya dan saran pengobatan yang tepat.
Memang, belum diketahui kapan vaksin ini akan mulai didistribusikan ke masyarakat Indonesia.
Namun, mengetahui potensi efek samping AstraZeneca akan membuat kita lebih siap ketika menerimanya kelak.
Sebelumnya telah diberitakan, pada Senin (8/3/2021) lalu vaksin Covid-19 asal perusahaan farmasi AstraZeneca telah tiba di Indonesia.
Vaksin dengan total 4,1 ton tersebut berjumlah 1.113.600 vaksin.
AstraZeneca adalah vaksin yang datang setelah Sinovac yang sudah mulai didistribusikan ke masyarakat.
Kedatangan vaksin corona asal Inggris adalah pengiriman pertama dari hasil kerja sama multilateral.