Mahfud MD Ungkap Alasan Pemerintah Enggan Bubarkan KLB Partai Demokrat Kontra Kubu AHY

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mahfud MD akhirnya angkat bicara terkait kisruh Partai Demokrat atas penunjukkan Moeldoko sebagai Ketua Demokrat versi KLB.

Darmizal menjadi relawan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla pada kontestasi Pilpres 2004.

Kemudian, ia juga pernah menjabat posisi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat dan Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat.

Nama Muhammad Darmizal mulai santer terdengar sebagai salah satu sosok yang mendukung gerakan kontra kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Kompas.com)

Darmizal saat ini mengklaim bahwa upaya untuk melakukan kongres luar biasa (KLB) dilakukan untuk memperkuat Partai Demokrat.

Ia menyebut khawatir dengan kepengurusan Partai Demokrat saat ini akan mengalami penurunan suara pada Pemilu 2024.

Darmizal menjelaskan bahwa pada Pemilu 2004 perolehan suara Partak Demokrat sebesar 7,3 persen. Lalu saat Pemilu 2009 mencapai 20,7 persen.

Angka itu merosot lagi pada pemilu 2014 menjadi 11 persen. Lalu terakhir saat pemilu 2019 perolehan suara tersisa hanya sekitar 7 persen.

"Jika caranya seperti ini maka tahun 2024 bisa menjadi pemilu terakhir yang diikuti Partai Demokrat," ujar Darmizal, Selasa (9/2/2021).

Melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (4/3/2021) ini, Darmizal mengklaim akan melaksanakan KLB dan mengangkat Kepala Staf Kepresidenan (KLB) Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat yang baru.

Menurut dia, kubu yang menggelar KLB akan kembali meraih kejayaan di bawah kepemimpinan baru.

"Insya Allah di bawah ketum baru, PD akan menjadi pemenang Pemilu 2024, dengan target perolehan suara di atas 25 persen," sebutnya.

Darmizal juga menerangkan bahwa seluruh alat peraga dipersiapkan dan ditanggung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"DPD dan DPC Indonesia tinggal bekerja keras meyakinkan suara masyarakat Indonesia," seru Darmizal.

Meski begitu Darmizal tidak menjelaskan lebih rinci siapa DPP yang ia maksud, sebab saat ini AHY masih memegang kendali terhadap DPP Partai Demokrat.

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Kompas.com/Achmad Nasrudin Yahya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud Bantah Pemerintah Lindungi Penyelenggaraan KLB Kubu Kontra-AHY"



Penulis: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer