Vaksin Covid-19 Saat Ini Tak Bisa Tangani Virus Corona Varian B.1.1.7? Ini Penjelasan Para Ahli

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi vaksin Covid-19

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Benarkah vaksin Covid-19 saat ini tak bisa tangani virus Corona varian B.1.1.7 yang muncul di Indonesia? 

Simak penjelasan para ahli berikut ini.

Terkait generasi vaksin saat ini, para ahli optimistis sebagian besar akan efektif melawan varian virus Corona yang muncul.

Vaksin Covid-19 bekerja melawan salah satu mutasi utama yang ada di beberapa varian.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh pihak Pfizer dan BioNTech, seperti dikutip dari Kompas.com.

Namun ada beberapa data yang menampilkan varian dengan mutasi tertentu.

Terutama yang pertama kali terlihat di Afrika Selatan, mungkin lebih resisten terhadap vaksin.

Para ahli mengatakan vaksin saat ini menghasilkan tingkat antibodi yang sangat tinggi, meskipun data tersebut mengkhawatirkan.

Baca: Teriak Lalu Lari hingga Diseret, Petugas Satpol PP Ini Histeris saat Hendak Disuntik Vaksin Covid-19

Tenaga kesehatan menunjukkan vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech saat pelaksanaan vaksin untuk tenaga medis di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (14/1/20210). Vaksinasi tahap awal akan menargetkan 1,48 juta tenaga kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dari Januari hingga Februari 2021. (KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)

 

Para ahli juga menambahkan, kemungkinan besar setidaknya itu mencegah penyakit serius pada orang yang diimunisasi dan terinfeksi.

Lantas apakah pasien mengetahui dirinya terinfeksi Covid-19 varian baru atau tidak?

Mungkin tidak bisa.

Apabila terkonfirmasi positif Covid-19, tes PCR standar tidak bisa secara pasti menentukan apakah terinfeksi galur asli atau justru terpapar virus corona varian baru.

Baca: Anak Jokowi Minta Solo Jadi Kota Prioritas Vaksinasi Covid-19, Gibran: Solo Ini Menopang Daerah Lain

Sementara itu beberapa hasil tes PCR bisa memberi sinyal jika seseorang kemungkinan besar terinfeksi suatu varian.

Namun informasi tersebut mungkin tidak akan diberitahukan pada pasien.

Cara satu-satunya untuk tahu soal varian mana yang menginfeksi dengan menggunakan teknologi pengurutan gen.

Tapi teknologi itu tidak digunakan untuk mengingatkan individu tentang status mereka.

Sementara itu pasien Covid-19 akan mendapatkan perawatan dan perlakuan yang sama.

Entah terpapar Covid-19 galur asli ataupun terpapar varian baru.

Halaman
123


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer