Hal itu ia sampaikan setelah dirinya dipecat dari Partai Demokrat, lantaran diduga terlibat kudeta Partai Demokrat.
Menurut Jhoni Allen, hal itu dilakukan SBY untuk memuluskan jalan Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) jadi ketua umum.
Tak hanya Kongres V, Kongres IV Surabaya pada 2018 juga tak luput dari rekayasa SBY, klaim Jhoni Allen.
"Pada Kongres keempat 2018 di Surabaya, SBY merekayasa jalannya kongres agar dia menjadi calon tunggal sebagai Ketua Umum Partai Demokrat."
"Inilah bentuk pengingkaran janjinya terhadap dirinya sendiri dan para kader Demokrat di seluruh tanah air," ungkap Jhoni Allen Marbun dalam video, dikutip Tribunnews.com, Selasa (2/3/2021).
Baca: Dipecat, Jhoni Allen Tegaskan SBY Bukan Pendiri Demokrat, Cuma Sumbang Rp 100 Juta saat Pemilu 2004
"Selanjutnya, pada Kongres kelima 2020 di Senayan, Jakarta, kembali SBY merekayasa tata cara kongres tidak sesuai bagaimana mestinya."
"Pembahasan dan penetapan tata tertib acara tidak dilakukan, dimana salah satu isinya membahas syarat dan tata cara pemilihan ketua umum."
"Selain itu, tidak ada laporan pertanggung jawaban dari ketua umum SBY," imbuh dia.
Selanjutnya barulah SBY merancang jalan AHY menuju ketua umum.
"Selanjutnya, SBY mendesain ketua-ketua DPD seluruh Indonesia untuk men-declare AHY menjadi ketua umum. Itulah yang mereka sebut aklamasi," katanya.
Karena hal itu, Jhoni menyebut AHY sampai dipuncak Demokrat tanpa pernah mendaki.
Baca: Partai Demokrat Panas, 2 Ketua DPC Dipecat karena Dukung KLB, Eks Wasekjen Pertanyakan Maksud SBY
Lebih lanjut, dirinya menyebut Partai Demokrat tengah mengalami krisis kepemimpinan.
"Maka, hanya AHY berada di puncak gunung, tapi tidak pernah mendaki."
"Oleh sebab itu, AHY selaku ketua umum tidak tahu cara turun gunung, sehingga bapaknya, SBY, yang saya hormati, menjadi turun gunung."
"Inilah yang disebut krisis kepemimpinan," tandasnya.
Sebelumnya, AHY Terpilih secara aklamasi.
Keputusan tersebut diambil setelah sidang paripurna melakukan verifikasi dan menyatakan AHY memenuhi persyaratan menjadi ketua umum dalam Kongres V Partai Demokrat 2020 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (14/3/2020).
Diberitakan Serambinews.com, saat melampirkan formulir pendaftaran calon ketua umum, AHY telah mendapat dukungan 93 persen suara dari DPD maupun DPC.
Dukungan mayoritas itu secara otomatis memuluskan AHY menjadi calon ketua umum yang sebelumnya diemban SBY.