2 Pemuda Tikam Mahasiswa di Warung Nasi Goreng, Tak Terima karena Terus Ditatap

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi jenazah

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang mahasiswa berinisial MW (19) tewas ditikam dua pemuda di warung nasi goreng, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dua pelaku berinisial EF (20) dan WH (24) mengaku membunuh MW karena tak terima ditatap.

Peristiwa bermula saat korban saat hendak membeli nasi goreng.

Kemudian korban dan pelaku saling tatap di warung tersebut.

Karena tak terima ditatap, pelaku menyerang korban dengan senjata tajam hingga tewas.

Diantar keluarga

Pelaku yang melakukan penikaman kemudian diantar keluarga ke kantor polisi.

"Dua orang itu menyerahkan diri dengan diantar oleh pihak keluarga ke Mapolresta Banjarmasin," ujar Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (1/3/2021).

Rachmat menjelaskan, korban merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Banjarmasin asal Kabupaten Tanah Bumbu.

FOTO: Ilustrasi Sebilah Pisau (Unsplash - IGOR FIGUEREDO @ibispo)

Dari hasil serangkaian penyelidikan, seorang saksi melihat jika kedua tersangka yang menikam korban.

"Kita berhasil mengidentifikasi beberapa orang, kemudian setelah diperlihatkan kepada saksi. Kemudian saksi membenarkan bahwa salah satunya adalah terduga pelaku," jelasnya.

Barang bukti dibuang

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi menambahkan, barang bukti senjata tajam yang digunakan tersangka sudah diamankan.

Namun ternyata, barang bukti tersebut sempat dibuang oleh tersangka.

Dalam waktu dekat, kata Alfian, akan dilakukan rekonstruksi ulang untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan kedua tersangka.

Baca: Mahasiswa Nekat Gantung Diri di Kos, Penyebabnya Sepele: Pacar Chatting dengan Pria Lain

Baca: Viral, Oknum Dosen UMI Makassar Adu Mulut di Depan Mahasiswa, Diwarnai Aksi Saling Dorong dan Pukul

"Untuk barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk melukai korban sudah dibuang oleh terduga pelaku. Sementara akan kami lakukan pendalaman, dengan gelar rekon guna menentukan keterlibatan dari aksi mereka," pungkas Alfian.

Tukang galon tewas ditikam

Polisi menangkap SB (43), pelaku penikaman pengantar air galon hingga tewas di Jalan Daeng Tata 1, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (14/9/2020).

Saat diperiksa penyidik, SB mengaku kesal karena selama empat hari korban bernama Marsel tidak datang mengantarkan galonnya.

Sebelumnya Marsel sempat mengambil galon milik SB dari rumahnya.

Halaman
12


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer