Jika Caranya Tak Tepat, Vaksinasi Bakal Picu Klaster Covid-19, Ini Penjelasan Epidemiolog

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO HANYA ILUSTRASI - Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau Vaksinasi Vovid-19 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat hari ini, Rabu (17/2/2021) pagi.

Pedagang Pasar Tanah Abang: Jangan Takut Divaksin

Baca: China Sudah Jual Vaksin Covid-19 ke Berbagai Negara, Warga Setempat Justru Banyak yang Ogah Divaksin

Baca: Survei Ungkap 41 Persen Orang Indonesia Tak Mau Divaksin Covid-19, Takut hingga Merasa Tak Butuh

Diberitakan sebelumnya, salah satu pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Nur, berpesan kepada masyarakat agar tidak takut untuk divaksin Covid-19.

Hal ini disampaikan Nur usai menjalani vaksinasi di Pasar Tanah Abang, Rabu (17/2/2021) pagi.

"Jangan takut untuk divaksin. Karena ini cara kita berikhtiar menghadapi pandemi ini. Jangan takut. Semua pasti ada solusi setelah ada hal terburuk," kata Nur dikutip dari YouTube Kementerian Kesehatan.

Nur mengaku tak mengalami gejala atau efek samping apapun usai 20 menit menjalani vaksinasi.

Ia justru senang bisa mendapat vaksinasi karena sadar bahwa pekerjaannya sangat rentan terpapar virus Sars-Cov-2, penyebab Covid-19.

"Kami paling rentan dengan kerumunan. Dengan adanya vaksin kita usaha agar kita sehat selalu," kata Nur.

Nur pun berharap dengan program vaksinasi ini, aktivitas jual beli di Pasar Tanah Abang bisa kembali bergairah.

"Saya sangat mendukung agar ekonomi segera pulih. Banyak dari kita harus tetap survive dan terus mendukung program pemerintah," ujar Nur.

Baca: Warga NTT yang Panik & Sembunyi di Hutan akibat Takut Disuntik Vaksin Covid-19 Mulai Pulang ke Dusun

Baca: Alasan Pemerintah Tetapkan 5 Kelompok Ini Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Vaksinasi di Pasar Tanah Abang hari ini menandai dimulainya vaksinasi tahap dua yang dilakukan pemerintah.

Jika tahap pertama vaksin diberikan pada para tenaga kesehatan, maka tahap kedua ini menyasar kelompok masyarakat yang karena profesinya dianggap rentan terpapar virus Sars-Cov-2, penyebab Covid-19.

Selain pedagang pasar, vaksinasi tahap dua ini juga menyasar kelompok masyarakat yang karena profesinya rentan terpapar Covid-19, mulai dari pendidik, pelaku pariwisata, petugas pelayanan publik, pekerja transportasi publik, atlet, dan wartawan.

Lalu ada tokoh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, aparatur sipil negara, serta anggota TNI-Polri.

Pelaksana Harian Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi sebelumnya mengatakan, sudah ada 9791 pedagang yang terdata untuk menerima vaksin.

Namun, tak semuanya akan disuntik vaksin hari ini.

Vaksinasi dijadwalkan berlangsung sampai enam hari kedepan untuk menghindari kerumunan.

Nantinya pedagang yang sudah terdata bisa datang ke lokasi vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Lokasi vaksinasi sudah disiapkan di dua titik, yakni di lantai 8 dan lantai 12 blok A Pasar Tanah Abang.

"Kita jadwalkan selama 5-6 hari. Sehari berarti 1500 pedagang yang divaksin" ujar Irwandi.

(TribunnewsWiki.com/Nur, Kompas.com/Ihsanuddin)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pedagang Pasar Tanah Abang: Jangan Takut Divaksin"



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer