dr Tirta Nilai Sanksi untuk Kerumunan yang Disebabkan Jokowi di Maumere NTT Tak Relevan Ditegakkan

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Trending topik di Twitter, dr Tirta bela presiden Jokowi soal kerumunan warga Maumere, NTT.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - dr Tirta menjadi bulan-bulanan warganet trending topik di Twitter setelah unggah video pembelaan terhadap Presiden Jokowi.

dr Tirta menganggap kerumuanan massa di Maumere, NTT, saat presiden datang bukanlah salah Jokowi.

Dirinya menilai, antusiasme warga terhadap Jokowi menyebabkan kerumunan tak bisa dibendung.

Dokter gaul itu pun menganggap jika Jokowi tak relevan dijatuhi sanksi atas kerumunan massa yang terjadi.

Tirta pun menilai kerumunan warga terjadi secara spontan, bukan datang karena ada undangan resmi.

Menurutnya, pelanggaran terjadi lantaran Jokowi merupakan tokoh yang berpotensi mengundang kerumunan di setiap aktivitas kerjanya.

dr Tirta mengunggah sebuah video di akun Twitternya, @tirta_hudhi, yang berisi komentarnya soal kerumunan massa menyoroti dua hal.

Yakni pertama presiden tak bisa disalahkan atas kerumunan massa yang terjadi.

Tangkapan layar video kerumunan warga sambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Maumere, NTT, yang beredar di media sosial. (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Kedua, Presiden sudah mencoba mengingatkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi sejatinya, Presiden Joko Widodo adalah simbol negara. Jadi kemana pun beliau pergi, akan selalu menarik massa," kata dr Tirta dalam video yang diunggahnya ke Twitter, pada Rabu (24/2/2021).

Ia kemudian memakai contoh kasus dari pernyataan Atta Halilintar kepadanya.

"Hal ini sebetulnya sudah diutarakan oleh Atta Halilintas. Dok, saya ketika jumatan rame, banyak yang minta foto,"

Kemudian dr Tirta pun menjelaskan jika kerumunan yang ada di Maumere, NTT, tak serta merta menjadi kesalahan Presiden Jokowi.

Baca: Jokowi Disindir karena Ciptakan Kerumunan Massa di Maumere, Istana: Poinnya Sudah Ingatkan Prokes

Baca: Viral Warga Maumere NTT Berdesakan Tak Terapkan Prokes, Ternyata Kerumuni Kedatangan Jokowi

Pasalnya, kerumunan yang hadir sangatlah banyak hingga menyebabkan presiden tak bisa membubarkan.

"Pak presiden sudah mengapreasiasi dan mengedukasi agar tetap memakai masker. Terlalu banyaknya kerumunan yang hadir, membuat Presiden tak bisa membubarkan,"

Ia pun lantas menyinggung soal mobil Presiden Jokowi yang dicegat oleh warga Maumere.

"Bahkan di salah satu video, sedan beliau sampai dikerumuni orang banyak,"

dr Tirta secara tersirat terus membela Jokowi dan mengatakan tak ada yang perlu disalahkan.

Ia pun mengatakan jika Jokowi tak pernah mengajak warga untuk datang menemuinya hingga menyebabkan kerumunan.

"Beliau tidak pernah mengajak mereka-mereka untuk datang. Tapi antusias,"

Halaman
12


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr

Berita Populer