Pemilik Warung Nasi Bacok Pria Penggoda Istrinya yang Baru Dinikahinya 3 Bulan Lalu

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tersangka Andi (33 tahun), pengantin baru yang membacok Kudus saat diamankan di depan Kantor BPKAD Pemda OKU Selatan, Senin (15/2/2021).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemilik warung nasi di OKU Selatan tega bacok pria yang goda istrinya.

Diketahui pelaku Andi Trio Santoso (33) warga Desa Pelangki Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sumatra Selatan (Sumsel) yang ternyata merupakan pengantin baru yang menikahi istrinya Isna (47 tahun) 3 bulan lalu.

Pengantin baru tersebutmnekat lakukan pembacokan gara-gara cemburu pada seorang anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Korban adalah Abdul Kudus, warga yang berdomisili di Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang..

Keributan terjadi di depan Kantor BPKAD OKU Selatan, Senin (15/2/2021).

Kejadian pembacokan ini terjadi saat korban bernama Kudus dan 2 temannya, Haris dan Mat Rudin, sedang minum kopi di warung milik Andi Trio Santoso.

Tersangka Andi (33 tahun), pengantin baru yang membacok Kudus saat diamankan di depan Kantor BPKAD Pemda OKU Selatan, Senin (15/2/2021). (sripoku/alan)

Kudus sempat menggoda Isna (47 tahun), wanita yang baru menikah sekitar 3 bulan lalu dengan Trio Santoso ketika akan membayar pesanan kopi, seperti dikutip dari Tribu Sumsel.

Trio yang mengetahui istrinya digoda langsung emosi.

Pelaku tanpa banyak kata langsung menyerang Kudus dengan parang untuk memotong daging.

Serangan tiba-tiba dari pemilik warung tersebut tak bisa dihindari oleh Kudus.

Kudus berusaha menyelamatkan diri meski sudah terluka.

Baca: Pria Cemburu Nekat Lakukan Penusukan di Depan Kosan, Diduga Korban Ada Hubungan dengan Istrinya

Baca: Pria Paruh Baya di Sulsel Cemburu dengan Selingkuhan Mantan Istri, Korban Ditebas Parang Sampai Mati

Dia mencoba melarikan diri masuk ke gerbang perkantoran BPKAD OKU Selatan.

Teman korban yang bernama Haris mengaku sempat melihat korban diserang menggunakan senjata parang di lokasi kejadian.

Sedangkan korban yang berusaha menyelamatkan diri berteriak sembari menghindar.

"Saya lihat dia (korban) jatuh sambil berteriak 'mati aku', berhubung saya bukan orang kebal dari pada saya mati lebih baik menyelamatkan diri," terang dia.

Akibat serangan parang yang diterima dari Trio membuat Kudus kehilangan banyak darah.

Kudus juga mendapatkan luka bacok di bagian wajah.

Diketahui korban sempat duduk lemas di Pos Satpol PP sebelum dibawa ke rumah sakit.

Korban yang terluka parah dilarikan ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Muaradua.

Korban Akhirnya Meninggal

Halaman
123


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer