Liga Berhenti, Pesepak Bola Profesional Merumput di Turnamen Tarkam, Ketum PSSI: Mereka Butuh Makan

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Iwan Bule tak bisa larang pemain Liga 1 dan Liga 2 ikut tarkam --- Ketua Umum PSSI, Komjen Pol Mochamad Iriawan alias Iwan Bule saat menghadiri pertandingan Timnas U-23 Indonesia melawan Timnas U-23 Iran dalam laga uji coba internasional jelang SEA Games di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (13/11/2019) sore. Timnas U-23 Indonesia ditahan imbang Iran 1-1.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sudah setahun liga sepak bola di tanah air berhenti karena pandemi Covid-19.

Hal ini membuat pemain harus memutar otak.

Salah satu jalan adalah berlaga di turnamen antarkampung, alias tarkam.

Menanggapi hal ini, PSSI tak bisa melakukan banyak hal.

Pasalnya, pemain memang membutuhkan pemasukan untuk menyambung hidup.

"Kami hanya bisa mengimbau. Mereka memang butuh pekerjaan, butuh makan," kata Mochamad Iriiawan di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/2/2021), seperti dilansir Kompas.com dari Antara.

Ada pula pemain yang banting setir jadi driver ojek online dan berjuaan demi menyambung hidup.

Menurutnya, satu-satunya yang bisa menyelamatkan pemain dari tarkam adalah bergulirnya kompetisi.

"Karena itu, kami terus berusaha agar liga bisa bergulir lagi. Mudah-mudahan Polri bisa memberikan izinnya," kata Iriawan.

Adapun, Liga 1 dan Liga 2 2021 belum bisa berjalan karena tergankal izin Polri.

Baca: Dipuji Pelatih Kawakan Sepak bola Inggris, Elkan Baggot Diminta Hindari Manchester United, Mengapa?

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, melemparkan ide kontroversial dengan menyatakan diri ingin menjadi manajer timnas Indonesia U-19. (Tribunnews.com)

Meski demikian, persiapan terus dilakukan PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, juga ikut turun tangan dengan menemui Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Senin (8/2/2021).

Kendala Penyelenggaraan

Setelah ditunda sejak awal tahun lalu, sebenarnya kompetisi sepak bola Indonesia hendak bergulur lagi.

Namun, akhirnya PSSI resmi kembali menunda pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 selama satu bulan sesuai dengan tidak terbitnya izin dari Polri untuk melanjutkan kompetisi.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan pun menjelaskan bahwa telah secara resmi pihaknya menunda pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Padahal sesuai rencana,, kompetisi akan kembali bergulir pada 1 Oktober 2020.

Baca: Timnas Indonesia U-19 Banjir Lamaran dari Pemain Keturunan Indonesia di Luar Negeri, Ini Sikap PSSI

Baca: Selain Latihan Keras dan Disiplin, Shin Tae-yong Terapkan Pola Makan Ketat di Timnas Indonesia U-19

Keputusan untuk ditunda menyusul peristiwa pada Senin (28/9/2020), dimana Polri memutuskan untuk tidak menerbitkan izin melanjutkan kompetisi karena pertimbangan tingkat Covid-19 yang masih tinggi di Indonesia.

"Tadi kita mengadakan rapat secara khusus tentang situasi sepak bola yang ada seperti sekarang," ucap Mochamad Iriawan dalam konferensi pers pada Selasa (28/9/2020), dikutip Tribunnewswiki.com dari laman Bolasport.com.

"Kemarin Polri sudah merilis bahwa sementara menunda izin keramaian dengan pertimbangan kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi."

Halaman
123


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer