Korban Banjir Minta Beras Petugas Dinsos Pekalongan Malah Karaoke, Ganjar: Sudah Diberi Peringatan

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral petugas dinsos pekalongan karaoke saat ada warga korban banjir datang meminta bantuan beras.

Ganjar memastikan, Pemda telah memanggil oknum pegawai dalam unggahan itu untuk diberi penjelasan.

"Kata Pak Wakil sudah dipanggil. Sudah dijelaskan. Yang di dalam itu diberikan peringatan. Malah silakan datang ke Dinsos, tidak usah takut," ungkap dia.

Baca: Terdampak Banjir, Sejumlah Perjalanan Kereta dan Pesawat di Semarang Ikut Terhambat

Baca: Banjir di Semarang Disebut karena Curah Hujan Ekstrem, Ahli: Kurang Tepat Salahkan Alam

Penjelasan Dinsos Pekalongan

Di sisi lain, Plt Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Pekalongan Budiyanto mengatakan, dirinya memaklumi ada oknum petugas yang berkaraoke.

Sebab, menurut Budiyanto, secara manusiawi mereka membutuhkan penyegaran (refreshing).

Budiyanto menyebut, petugas itu telah seharian penuh menerjang banjir ke berbagai wilayah Kota Pekalongan untuk mendistribusikan bantuan dan logistik.

"Hal itu semata-mata untuk menghibur diri dan melepas kepenatan. Namun demikian, kalaulah perilaku tersebut dianggap kurang elok, akan kami adakan pembinaan dan tentu itu akan menjadi perhatian utama kami untuk perbaikan ke depannya,” ucap Budiyanto.

Sedangkan untuk bantuan beras seperti yang diceritakan pemilik akun, Budiyanto menyatakan tak semuanya benar.

Ilustrasi Banjir (qz.com)

Pada Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 21.15 WIB, datang 5 orang warga Kelurahan Krapyak, Kota Pekalongan, yang salah satunya adalah Ketua RT dan Ketua RW setempat.

Mereka hendak meminta bantuan logistik bagi korban banjir di 4 RT Kelurahan Krapyak.

Saat itu, kata Budiyanto, ketersediaan bantuan untuk penyaluran bantuan bencana banjir pada saat itu memang sangat terbatas dan menipis bahkan relatif kosong.

Ketika itu, sudah diserahkan beras sebanyak 25 kilogram, 2 dus mie instan, dan 3 liter minyak goreng.

Setelah logistik yang dipesan melalui dana tak terduga datang, Dinsos-P2KB selaku penanggung jawab langsung memenuhi kebutuhan bantuan sebagaimana yang diminta.

"Jadi, terkait dengan keadaan tersebut, kami mohon untuk bisa dimaklumi, karena tidak semua permintaan bisa diakomodir segera mungkin karena memang ini semua harus di-manage dengan baik termasuk harus memperhatikan unsur pengendalian dan pertanggung jawabannya,” ungkap Budiyanto.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Riska Farasonalia, Ari Himawan Sarono)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Petugas Malah Karaoke Saat Korban Banjir Minta Beras, Disebut Butuh "Refreshing", Ganjar Turun Tangan"



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer