Hal tersebut diiyakan oleh rekan yang duduk di sebelah Helena Lim.
"Bisa terbang kesana kemari," tambah rekan Helena Lim.
Pada video tersebut, Helena Lim kemudian memamerkan lengannya yang menjadi tanda dia telah divaksin.
Setelah video ini viral, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Kristy Wathni memberi penjelasan, Senin (8/2/2021).
Baca: Mulai Senin, Dokter dan Tenaga Kesehatan di Jabodetabek Sudah Bisa Lakukan Tes Swab Gratis
Kristy menyatakan jika Helena Lim menerima vaksin karena ia membawa keterangan bekerja di apotik sebagai penunjang.
“Yang bersangkutan membawa keterangan bekerja di apotek sebagai penunjang,” jelas Kristy seperti dikutip dari Kompas.com, Senin.
"Dan apotek merupakan salah satu sarana kefarmasian yang masuk dalam prioritas pertama (vaksin Covid-19)," sambungnya.
Kristy kemudian menegaskan bahwa hingga saat ini, prioritas pertama penerima vaksin Covid-19 adalah tenaga kesehatan dan penunjangnya.
Sejak program vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari 2021, pemerintah sudah menyuntikkan dosis pertama kepada 814.585 (49,58%) penduduk hingga Senin (8/2/2021).
Sedangkan dosis kedua sudah diberikan kepada 171.270 (10,42%) orang.
Dikutip dari laman kemkes.go.id, rencana sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia adalah 181.554.465 penduduk yang berumur di atas 18 tahun.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan sampai saat ini, jumlah SDM Kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 adalah 1.652.958 orang, sedangkan yang sudah registrasi ulang sebanyak 1.643.061 orang.
Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 7 Februari 2021, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:
DKI JAKARTA
Jumlah Kasus: 293.825 (25.0%)
JAWA BARAT
Jumlah Kasus: 167.707 (13.9%)
JAWA TENGAH
Jumlah Kasus: 135.552 (11.6%)