Semburan Gas Bercampur Lumpur di Ponpes Pekanbaru Masih Muncul, Potensi Ledakan Nihil

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Semburan gas disertai lumpur dan batu masih terjadi di Ponpes Al Ihsan Boarding School Kampus 2 di Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/2/2021) sore. (KOMPAS.COM/IDON)

Lurah Tuah Negeri Syarifudin mengatakan, ketika pengeboran sumur mencapai kedalaman 119 meter, tiba-tiba gas menyembur.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) langsung meluncur ke lokasi guna mengecek, kata Syarifudin.

Syarifudin menuturkan bahwa menurut kajian DLHK, hal tersbut merupakan semburan gas.

"Menurut kajian dari DLHK, ini semburan gas. Semburan gas ini terjadi ketika dilakukan pengeboran sumur bor," tutur dia.

Baca: Kumpulan Foto Viral Banjir Berwarna Merah di Pekalongan yang Gegerkan Warga, Cek di Sini

Baca: Viral Air Banjir Berwarna Merah Pertama Kali Terjadi di Pekalongan, Penyebabnya Terungkap

Baca: Banjir dan Longsor di Semarang Menelan Korban Jiwa, 2 Warga Tewas Akibat Tertimbun Longsor

Merusak Pondok Pesantren

Semburan gas yang mengandung material pasir serta batu, membuat bangunan pondok pesantren mengalami kerusakan berat.

Atap bangunan roboh karena tidak kuat menahan semburan batu dan lumpur setinggi 10 meter tersebut.

Akibatnya, sebanyak 34 santri harus diungsikan.

Santri-santri mengungsi ke bangunan Kampus 1 Pondok Pesantren yang terletak di Desa Kubang Jaya, Siak Hulu, Kampar.

Dalam peristiwa ini, untungnya tidak ada korban jiwa.

(TribunnewsWiki.com/Rakli, Kompas.com/Idon Tanjung)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hari Keempat, Semburan Gas di Pesantren Masih Terjadi, Diameter Melebar dan Tinggi Semburan Menurun"



Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer