BKSDA Kalbar Sadtata Noor mengatakan, lepasnya 2 harimau di Sinka Zoo tersebut juga akan diselidiki lebih lanjut.
Dirinya akan meminta keterangan pihak-pihak terkait di Sinka Zoo.
“Tentu akan didalami, bagaimana hal itu bisa terjadi, apa-apa saja yang masih menjadi kekurangan-kekurangan harus diperbaiki,” kata Sadtata kepada wartawan, Sabtu (6/2/2021) malam.
Sebelumnya, seorang pawang harimau bernama Ferry Darmawan (47), tewas setelah diserang dua harimau yang lepas dari kandang.
Lepasnya dua harimau koleksi Sinka Zoo itu diduga karena disebabkan oleh longsor.
Kemudian pada Sabtu (6/2/2021), petugas gabungan berhasil mengamankan dua hewan buas yang lepas tersebut.
Namun sayangnya, satu harimau harus ditembak mati.
Harimau tersebut ditembak pada Sabtu (6/2/2021) lalu.
Sedangkan harimau putih bernama Tora berhasil diamankan dengan cara ditembak bius.
AKBP Prasetiy Adhi Wibowo mengatakan, penembakan satu harimau terpaksa dilakukan karena jarum bius tak mempan.
Selain itu, harimau yang ditembak mati pun dinilai berbahaya karena insting berburu dan menyerangnya tinggi.
"Pagi ini dengan sangat terpaksa kami melakukan penindakan terhadap salah satu hewan Sinka Zoo yang lepas. Satu ekor harimau dinyatakan tewas," kata Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo.
Prasetiyo mengatakan, sebelum penindakan dilakukan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA).
Baca: 2 Harimau Sinka Zoo Singkawang Lepas, 1 Harus Dibunuh karena Tak Mempan Dibius
Baca: Pengunjung Taman Nasional Rekam Harimau Bengal Gigit Bumper Mobil Safari dan Menyeretnya ke Belakang
Mereka pun memberikan kesempatan untuk dilakukan penindakan.
Menurut BKSDA Kalbar Sadtata Noor, tembak mati dilakukan karena hewan tersebut memiliki insting berburu, membunuh, dan memangsa hewan-hewan di Sinka Zoo.
Sadtata mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam proses penangkapan.
Menurut dia, upaya penangkapan dua ekor harimau tersebut memerlukan kesabaran yang luar biasa.
“Proses penangkapan atas kerja keras semua pihak. Kesabaran dan kesolidan. Bahkan petugas tidak tidur selama hamper 36 jam,” ujar Sadtata.
Sebelumnya diberitakan, dua ekor harimau di kebun binatang Sinka Zoo, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) lepas pada Jumat (5/2/2021) sore.