Lakukan Misi Spionase, Drone Israel Ditembak Jatuh Palestina dan Hizbullah Lebanon

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hizbullah tembak jatuh drone Israel.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah, telah mencegat dan menembak jatuh drone tak berawak Israel di dekat desa perbatasan Blida, di selatan negara Arab itu.

Hizbullah mengatakan drone itu mereka serang pada Senin pagi (1/2/2021).

Kendati demikian, mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Diberitakan Press TV, militer Israel mengatakan pesawat tak berawak itu jatuh di wilayah Lebanon selama operasi.

Kendati demikian, mereka menegaskan tak ada pelanggaran informasi.

Sehari sebelumnya, pejuang perlawanan Palestina menjatuhkan quadcopter Israel yang melakukan misi spionase melawan Jalur Gaza.

Drone itu ditembak jatuh pada hari Minggu saat mengambil gambar di Beit Hanoun Crossing, yang terletak di perbatasan utara kantong dengan wilayah pendudukan, kantor berita berbahasa Arab Palestine al-Yawm melaporkan.

Israel sering melanggar wilayah udara Lebanon.

Pemerintah Lebanon, Hizbullah, dan Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) telah berulang kali mengutuk penerbangan atas Israel, dengan mengatakan mereka jelas-jelas melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan kedaulatan negara.

Baca: Iran Remehkan Ancaman Israel, Sebut Tel Aviv Hanya Bisa Bicara, Tak Pernah Berani Menyerang

FOTO: Ilustrasi Bendera Lebanon (Unsplash - Christelle Hayek @christelle_silentwarrior)

Resolusi itu, yang menjadi perantara gencatan senjata dalam perang yang diluncurkan Israel melawan Lebanon pada 2006, menyerukan rezim Israel untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon.

Pada 23 Agustus tahun lalu, gerakan perlawanan Hizbullah mengatakan telah menjatuhkan dan menyita pesawat tak berawak Israel saat terbang di atas perbatasan Lebanon.

Militer Israel saat itu mengklaim bahwa sebuah pesawat tak berawak telah jatuh di Lebanon selama aktivitas operasional di sepanjang perbatasan Lebanon, mengklaim bahwa tidak ada risiko pelanggaran informasi.

Ketegangan antara Israel dan Hizbullah telah meningkat sejak 20 Juli tahun lalu, ketika Tel Aviv membunuh anggota Hizbullah Ali Kamel Mohsen dalam serangan udara di Suriah.

Militer Israel telah menempatkan pasukannya di dekat perbatasan Lebanon dan Suriah dalam siaga tinggi setelah Hizbullah berjanji akan membalas.

Pasukan Israel menembaki desa Habaria di Lebanon pada akhir Juli 2020 untuk menghentikan dugaan serangan Hizbullah, tetapi gerakan Lebanon menolak tuduhan itu, menyebutnya sebagai hasil dari ketegangan dan kebingungan di antara pasukan Israel.

Baca: Setelah Serangan Udara, Tank Israel Gempur Palestina, Tembak Area Pemukiman Penduduk Sipil di Gaza

Berita Sebelumnya: Israel Serang Suriah

Israel melakukan serangan udara ke Suriah yang mengakibatkan tewasnya puluhan orang.

Angkatan Udara Israel sedikitnya melancarkan 18 serangan, pada Rabu pagi (13/1/2021) waktu setempat.

Yang menjadi sasaran mereka adalah daerah yang membentang dari kota timur Deir Az Zor hingga gurun al-Bukamal di perbatasan Suriah-Irak.

Kabar ini disampaikan langsung oleh pihak Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, dilaporkan oleh Al Jazeera.

Halaman
123


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer