"Mereka itu ketakutan melihat masyarakat. Jadi pelukan terus, tak mau lepas sampai ke Mapolsek. Waktu di angkat ke mobil pun masih pelukan. Nggak, nggak. Mana ada hubungan intim orang pakaiannya masih lengkap. Mereka pelukan terus karena takut lihat masyarakat," katanya.
Dijelaskannya, kedua orang tersebut diketahui sedang mengalami gangguan kejiwaan.
Si perempuan, kata dia, sudah keluar dari rumah sejak sebulan yang lalu dan tidak pernah pulang.
Pihak keluarga selama ini sudah mencari dan baru kemarin di Mapolsek mereka ketemu.
Sedangkan yang laki-laki, selama ini sudah dikenal oleh masyarakat berada di jalanan.
Baca: Kasus Video Mesum Pasien Covid-19 di RSUD Dompu, Begini Pernyataan Pihak Rumah Sakit
Baca: Viral, Pasien Covid-19 Ketahuan Mesum dengan Wanita di Ruang Isolasi RSUD Dompu Karena Terekam CCTV
Bahkan, kata dia, sering melintas di depan Mapolsek Labuhan Ruku.
Saat diamankan, keduanya menggunakan baju yang sudah jorok dan bau.
"Jadi mereka tidak sedang berhubungan intim. Tidak. (yang menyebutnya gencet) ya, namanya jualan ya ditambah-tambahi lah. Orang pakaiannya pun jorok, bauk. Bukan lengket ya. Mereka pelukan terus karena takut," katanya.
Sebelumnya, video kedua pasangan ODGJ viral di beberapa media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Banyak narasi menuliskan jika keduanya gancet karena mesum di pinggir jalan.
"Sepasang kekasih bernasib sial setelah tak bisa lepas karena berhubungan intim di jalan merdeka, Kec Tanjung tiram, Kab Batubara, SUMUT," tulis @pojoksatu.id di TikTok.
Unggahan tersebut langsung viral dan dibagikan kembali oleh beberapa warganet.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Video Sejoli Berpelukan di Tengah Jalan dan Tak Mau Lepas, Polisi: Mereka ODGJ dan Ketakutan..."