Sementara, sebuah rekaman menunjukkan seorang wanita bernama June Williams di dekat kantor Pelosi.
Diberitakan Politico, dia diyakini mencuri laptop dan hard drive.
Wanita itu diduga bermaksud menjualnya ke mata-mata Rusia.
Hingga berita ini ditulis, belum ada kejelasan apakah FBI berhasil meringkusnya.
"Tampaknya WILLIAMS telah melarikan diri," menurut pernyataan tertulis, yang ditandatangani Minggu (17/1/2021) dan diposting ke publik setelah jam 9 malam.
"Menurut petugas penegak hukum setempat di Harrisburg, ibu WILLIAMS menyatakan bahwa WILLIAMS mengemasi tas dan meninggalkan rumahnya dan memberi tahu ibunya, dia akan pergi selama beberapa minggu. WILLIAMS tidak memberikan informasi apapun kepada ibunya tentang tujuan yang dituju. "
Di sisi lain, asisten/pembantu Pelosi tak bisa dihubungi Politico untuk dimintai komentar terkait berita ini.
Menurut keterangan tertulis, seorang saksi yang berbicara kepada pihak berwajib mengaku pernah melihat video Williams "mengambil komputer laptop atau hard drive dari kantor Pelosi".
Baca: Nancy Pelosi
Baca: Donald Trump Segera Tinggalkan Gedung Putih, Tak Ada Penghormatan 21 Senjata saat Perpisahan
"[Saksi 1] menyatakan bahwa WILLIAMS bermaksud mengirimkan perangkat komputer tersebut ke teman di Rusia, yang kemudian berencana menjual perangkat itu ke SVR, dinas intelijen luar negeri Rusia, "kata agen itu.
"Menurut [Saksi 1], pemindahan perangkat komputer ke Rusia gagal karena alasan yang tidak diketahui dan WILLIAMS masih memiliki perangkat komputer tersebut atau menghancurkannya."
"Masalah ini masih dalam penyelidikan," lanjut agen itu.
Kerusuhan di Gedung Capitol, AS, disebut tak hanya melibatkan penduduk sipil pendukung Donald Trump.
The Associated Press menyebut anggota tentara, mantan tentara, dan penegak hukum terlibat kerusuhan tersebut.
Satu di antara bukti yang meyakinkan, adanya barisan pria yang mengenakan helm dan pelindung tubuh.
Mereka tampak menaiki tangga dalam satu baris, di mana masing-masing pria memegang kerah jaket yang di depan.
Baca: Gladi Bersih Pelantikan Joe Biden Kacau: Kebakaran Biasa Dikira Bom, Peserta Gladi Berlari Panik
Baca: Termasuk Soal Orang Muslim, Presiden Baru AS Joe Biden Siap Ubah Kebijakan Aneh di Era Donald Trump
Formasi tersebut dikenal sebagai "Ranger File", prosedur operasi standar tim tempur untuk menembus gedung, seperti diberitakan Al Jazeera, Jumat (15/1/2021).
Formasi demikian merujuk pada tentara atau Marinir AS yang bertugas di Irak dan Afghanistan.
Analisis AP terhadap catatan publik, postingan, dan video media sosial menunjukkan setidaknya 21 anggota, mantan militer AS, atau penegak hukum telah diidentifikasi berada di Capitol atau sekitarnya pada saat kerusuhan.