Buronan 2 Tahun Kasus Dugaan Penganiayaan Istri Siri Pakai Sabit Berhasil Ditangkap Polisi

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Samporno, tersangka kasus penganiayaan istri siri yang diamankan Polsek Sukorejo setelah menjadi buronan Polsek Sukorejo Pasuruan selama dua tahun.

Melihat hal tersebut, pria ini terpaksa meninggalkan dan melarikan diri dari tempatnya karena tidak tahu harus berbuat apa.

Dia mengaku melarikan diri selama 6 bulan dan memutuskjan pidah kerja.

"Saya melarikan diri ke Karangploso selama enam bulan. Setelah itu saya pulang, pindah tempat kerja," kata dia.

Saat ini, Samporno hanya pasrah harus merasakan dinginya lantai penjara Polsek Sukorejo.

TERPISAH, Istri Bacok Suami hingga Nyaris Tewas, Kabar Beredar karena Cemburu si Pria Nikah Lagi

Istri bernama Juma (60) nekat membacok suaminya Yunus (75) dengan sabit.

Kejadian pembacokan ini membuat Yunus mendapatkan terbuka pada bagian kepala dan belakang telinga.

Pembacokan ini membuat korban nyaris tewas.

Insiden mengerikan ini terjadi pada Sabtu (28/11/2020) lalu di Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar.

Menurut kabar beredar, Juma cemburu karena suami menikah lagi dengan perempuan lain.

Pada awalnya Juma melakukan hal ini sekitar pukul 05.00 WITA.

Di mana Yunus (Suami) sedang bersiap untuk pergi kerja.

Baca: Pergoki Mantan Ngamar dengan Pacar Barunya, Pria Ini Dibakar Cemburu, Ngamuk, dan Bunuh Pacar Mantan

Baca: Istri Nekat Bakar Diri di Depan Suami yang Cemburu, Sering Dituduh Punya Selingkuhan

Kemudian Juma tiba-tiba membacok kepala suaminya sebanyak 2 kali dengan sabit.

Hal ini mengakibatkan Yunus mendapatkan luka di bagian kepala dan belakang telinga.

Ternyata aksi pembacokan ini tak hanya mengenai Yunus saja.

Juma juga mengalami luka sabetan pada bagian leher.

Menurut keterangan polisi, luka sabetan yang didapat pelaku diduga akibat sabit yang diarahkan ke korban tersangkut di kelambu.

Sehingga mengenai bagian leher Juma.

ILUSTRASI-pembacokan (tribunlampung.co.id/dodi kurniawan)

Ipda Tio Septian Dwi Cahyo selaku Kanit Reskrim Polsek Wonomulyo masih belum bisa memastikan motif utama pembacokan ini.

"Untuk saat ini masih kami dalami lebih lanjut, " kata Tio

Halaman
123


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer