Berdedikasi dan Gigih Cari Plasma Darah untuk Pasien, Dokter Budi Darmawan Meninggal karena Covid-19

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI Dokter garda terdepan Covid-19 --- Keterangan gambar: Seorang pekerja medis melakukan tes usap untuk COVID-19 pada 19 Desember 2020 di lokasi pengujian swab drive-through rumah sakit Tor Vergata di Roma. Italia, salah satu negara yang paling parah terkena virus korona baru, akan ditempatkan di bawah pembatasan baru selama periode Natal dan Tahun Baru, menurut keputusan pemerintah yang diterbitkan pada 19 Desember 2020.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang dokter garda terdepan Covid-19, Budi Darmawan, meninggal karena terpapar virus corona.

Budi Darmawan merupakan dokter di RSUD dr R Soetrasno Rembang Jawa Tengah.

Kepala Seksi Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang Tabah Tohamik mengatakan, dokter Budi meninggal pada Kamis (7/1/2021). "Beliau meninggal Kamis ini berstatus positif Covid-19," kata Tabah saat dihubungi Kompas.com, Minggu (10/1/2021).

Berdasarkan keterangan Tabah, Budi Darmawan merupakan sosok yang berdedikasi tinggi untuk kesembuhan pasien positif Covid-19.

Ia gigih mencari donor plasma darah untuk para pasien.

Tak jarang, ia berburu hingga ke luar kota demi mendapatkannya.

"Beliau salah satu garda terdepan penanganan Covid-19. Tak kenal lelah dan gigih mencari plasma darah hingga Semarang dan Sidoarjo," kata dia.

Dijelaskan, Budi juga sering memotivasi pasien dan rekan kerja.

Baca: Virus Corona Varian Baru Ditemukan di Jepang, Berbeda dengan Jenis Covid-19 yang Muncul di Inggris

Baca: Menyebar ke Berbagai Negara, Varian Baru Virus Corona Disebut Sanggup Mengelabui Alat Test Covid-19

Ilustrasi peneliti mengambil plasma darah dari pasien yang sembuh dari Covid-19. Plasma konvalesen atau plasma pulih untuk dijadikan terapi antibodi bagi pasien Covid-19. (Kompas.com)

Hal itu dilakukan demi menambah semangat bersama untuk melawan Covid-19.

"Beliau selalu memotivasi pasien dan rekan-rekannya, kami sangat kehilangan beliau," kata Tabah.

Sebelumnya, dia telah dirawat selama 18 hari di RSUD dr R Soetrasno Rembang.

Dokter Budi dinyatakan positif Covid-19 pada 21 Desember 2020.

Upaca pelepasan jenazah digelar tenaga medis RSUD Rembang.

Hal itu dilakukan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Mereka melepas kepergian jenazah dokter Budi sebelum dimakamkan di pemakaman umum Desa Turusgede, Kecamatan Kota Rembang.

Di Rembang sendiri, ada sebanyak 2.430 kasus positif Covid-19 tercatat hingga Sabtu (9/1/2021). Rinciannya, 220 pasien meninggal, 1.841 orang sembuh, dan sisanya dirawat di rumah sakit serta isolasi mandiri.

BERITA SERUPA

Dokter Asal Meksiko Dirawat di Rumah Sakit Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Alami Kejang dan Ruam

FOTO HANYA ILUSTRASI - Seorang petugas kesehatan di Israel mengambil botol vaksin Pfizer / BioNTech di pusat yang dibuka oleh otoritas Tel Aviv. (JACK GUEZ / AFP)

Seorang dokter wanita berusia 32 tahun asal Meksiko dilarikan ke rumah sakit setelah dirinya menerima vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19.

Diberitakan oleh Reuters (2/1/2021), dokter tersebut kini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit umum di negara bagian utara Nuevo Leon setelah dirinya mengalami kejang, ruam kulit, hingga kesulitan bernapas.

Halaman
123


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer